Tag Archives: cancer

Limfoma Hodgkin

Benjolan Pada Tempat Tertentu Ini Bisa Menandakan Hal Buruk Lho, Apa Saja ?

 

Jakarta, Mendeteksi kanker sejak dini merupakan hal yang sangat diperlukan agar sel kanker tidak sampai menyebar. Tetapi tidak semua kanker mudah terdeteksi secara dini, sehingga deteksi lanjutan pun sangat diperlukan.

Namun, ada jenis kanker yang bisa dideteksi sangat dini, yaitu kanker limfoma hodgkin. Kanker ini adalah sel kanker yang menyerang sistem kelenjar getah bening yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh.

“Leher, ketiak, dan pangkal paha umumnya dijadikan lokasi pemeriksaan apakah terdapat benjolan atau tidak di daerah tersebut. Jika ada benjolan bisa dijadikan tanda gejala kanker hodgkin,” jelas Prof Dr dr Arry H Reksodiputro, SpPD-KHOM saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (17/1/2018).

Baca Juga : Tes Darah Pada Kanker Prostat Bisa Mencegah 70 Persen Biopsi

Penyakit ini dapat menyerang siapa saja yang mayoritas pengidapnya berusia remaja dan dewasa. Banyak usia pasien yang ditemukan di rentang usia 15-30 tahun. Penyakit ini juga lebih banyak ditemui pada pria dengan persentase 60 persen dibandingkan wanita yang hanya memiliki persentase 40 persen.

“Banyak masyarakat tidak mengenal gejala dan risiko dari penyakit kanker limfoma hodgkin sehingga datang ke dokter jika kankernya sudah menyebar,” tutur Prof Arry selaku Ketua Perhimpunan Hematologi-Onkologi Medik (PERHOMPEDIN).

Selain adanya benjolan pada kelenjar getah bening yang ditemui di daerah leher, ketiak, dan pangkal paha, gejala lain yang termasuk adalah demam atau meriang, berkeringat di malam hari, penurunan berat badan hingga sebesar sepuluh persen atau lebih tanpa penyebab yang jelas, kelelahan yang berlebihan, kehilangan nafsu makan, hingga pembesaran limpa atau hati.

Prof Arry juga menegaskan agar tidak meremehkan benjolan yang terdapat pada tubuh meskipun ukurannya kecil. Bila mendapati hal itu segera konsultasikan dengan dokter.

Gejala Kanker Paru

9 Gejala Kanker Paru yang Tak Boleh Anda Abaikan

Kanker paru adalah penyakit yang diam-diam mematikan, serta merupakan jenis kanker dengan angka kematian tertinggi, yaitu 1.59 juta pada tahun 2012, menurut World Health Organization (WHO).

Salah satu penyebab angka kematian yang tinggi adalah akibat sulitnya mendiagnosis kanker paru secara dini. Sekitar 40% orang yang didiagnosis kanker paru, baru menerima diagnosis setelah penyakit telah berkembang.  Dari 1/3 diagnosis, kanker telah mencapai stadium 3. Berikut adalah beberapa tanda-tanda peringatan dari kanker paru yang tidak boleh Anda abaikan.

Ciri dan gejala kanker paru yang sering terjadi

1. Anda mengalami batuk yang tidak dapat disembuhkan

Batuk sangat umum terjadi. Anda dapat batuk akibat demam atau karena tersedak. Namun, jika batuk tidak segera berhenti setelah demam hilang atau tidak membaik setelah diobati, Anda perlu mengunjungi dokter untuk memeriksa paru atau X-ray.

2. Anda merasakan perubahan pada batuk Anda

Batuk kronis sering kali merupakan gejala dari kondisi lain, seperti refluks asam lambung (GERD), asma, atau alergi. Namun, jika kondisi batuk berubah (seperti dari batuk kering kemudian batuk berdahak atau berdarah), Anda perlu mengunjungi dokter.

Baca juga: Tekan Risiko Kematian Sejak Dini

3. Anda merasakan sesak napas setelah aktivitas normal

Jika Anda sering merasa sesak napas atau napas Anda berbunyi, hal ini dapat menjadi gejala kanker paru. Anda dapat memiliki kesulitan bernapas akibat tumor yang menghalangi saluran pernapasan atau cairan di sekitar paru meningkat, sehingga menekan paru Anda. Karena normal untuk merasa sesak napas, sering kali kita mengabaikannya. Namun apabila Anda tidak dapat bernapas dengan normal setelah melakukan aktivitas rutin seperti naik tangga, mengangkat barang, atau melakukan hal-hal yang sebelumnya dapat Anda lakukan tanpa kesulitan bernapas, segera hubungi dokter.

4. Anda mengalami nyeri pada dada

Walau tumor kanker paru yang muncul di tengah paru tidak menyebabkan rasa sakit, jenis kanker paru tertentu yang terjadi di bagian luar paru dan dinding dada dapat menyebabkan rasa sakit. Kanker paru dapat menyebabkan rasa sakit pada dada, bahu, atau punggung. Apabila kanker menyebabkan nyeri dada, rasa tidak nyaman mungkin disebabkan kelenjar getah bening atau metastasis pada dinding dada, pleura (lapisan di sekitar paru) atau rusuk yang membengkak.

5. Anda dapat mendengar napas Anda bersuara

Napas yang tersengal-sengal terjadi saat paru berkontraksi, tersumbat, atau meradang. Napas yang tersengal dapat menjadi pertanda dari kondisi kesehatan seperti alergi dan asma. Jangan mengabaikannya. Jika kondisi tidak segera membaik, Anda perlu segera memberi tahu dokter. Lebih baik untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi daripada berasumsi.

6. Suara Anda berubah

Suara Anda dapat menjadi serak saat demam atau saat beberapa waktu tidak digunakan, seperti saat Anda baru bangun tidur. Namun, jika Anda merasakan perubahan pada suara Anda, atau seseorang mengatakan pada Anda bahwa suara Anda menjadi lebih berat dan serak, segera periksakan ke dokter. Jika kondisi tidak membaik setelah 2 minggu pengobatan, periksakan ke dokter. Tumor kanker paru dapat mempengaruhi kotak suara Anda, sehingga menyebabkan perubahan pada suara Anda.

7. Anda kehilangan berat badan

Penurunan berat badan yang tiba-tiba adalah tanda yang tidak baik. Orang dengan kanker paru sering mengalami kehilangan berat badan pada waktu yang singkat, disebabkan oleh sel kanker yang menggunakan semua energi dan nutrisi. Jangan abaikan perubahan pada berat badan Anda, terutama apabila terjadi saat Anda tidak mengubah pola makan atau gaya hidup Anda. Hal ini dapat menjadi pertanda perubahan pada kesehatan Anda.

8. Anda mengalami nyeri pada tulang

Kanker paru tahap lanjut dapat menyebabkan nyeri pada tulang. Kebanyakan orang dengan kanker tulang adalah orang yang lebih tua, sehingga mereka menganggap nyeri tulang adalah proses penuaan. Nyeri pada tulang akibat kanker paru sering kali terpusat di bagian punggung atau bahu, lengan, atau leher, walaupun jarang terjadi. Nyeri akibat  kanker paru sering kali memburuk saat Anda beristirahat dan saat malam hari. Rasa sakit adalah pertanda yang buruk. Maka dari itu, jangan abaikan rasa sakit pada bagian tubuh Anda dan segera periksakan.

9. Anda mengalami sakit kepala yang tidak kunjung hilang

Rasa nyeri yang paling berbahaya dari kanker paru adalah sakit kepala. Hal ini dapat mengindikasikan bahwa kanker telah menyebar dari paru hingga ke otak. Pada beberapa kasus, kanker paru dapat menyebabkan sakit kepala karena tumor menekan saraf yang melalui bagian dada. Tekanan ini dapat mengakibatkan sakit kepala. Jika Anda memiliki sakit kepala yang tidak kunjung hilang, Anda perlu segera menemui dokter Anda.

Gejala lainnya yang mungkin muncul

Terdapat beberapa tanda dan peringatan lainnya yang dapat mengindikasikan kanker paru, seperti demam, kelelahan yang ekstrem, kesulitan makan atau menelan, kehilangan napsu makan, atau benjolan yang mencurigakan di tubuh Anda. Penting untuk memberi tahu dokter Anda tentang perubahan pada tubuh Anda. Jika Anda memiliki sejarah keluarga terhadap kanker paru, atau Anda adalah seorang perokok, Anda dapat melakukan pemeriksaan rutin. Diagnosis dini dapat memberikan harapan lebih tinggi dalam mengatasi kanker paru.

Sumber: NationalGeographic.co.id

Shift Malam

Bahayanya Jika Perempuan Bekerja Pada Shift Malam, Apa Sajakah Itu ?

Penelitian menunjukkan bahwa perempuan yang bekerja shift malam, 41 persen di antaranya berisiko terkena kanker kulit. Dan 32 persennya berisiko kanker payudara

Menurut penelitian terbaru, perempuan yang bekerja shift malam, memiliki risiko kanker hingga 20 persen.

Dengan memecah risiko berdasarkan panjang jam kerja,para peneliti di Tiongkok memprediksikan, bahaya kanker meningkat 3,3 persen setiap lima tahun akibat bekerja di malam hari.

Mereka mendapatkan kesimpulan ini setelah menganalisis 61 studi yang menguji kaitan antara shift malam dengan 11 jenis kanker yang berbeda.

Secara keseluruhan, para peneliti menemukan fakta bahwa perempuan yang bekerja pada shift malam, 41 persen di antaranya berisiko terkena kanker kulit. Dan 32 persennya berisiko kanker payudara. Namun, peningkatan risiko kanker payudara ini hanya ditemukan pada penduduk Eropa dan Amerika Utara.

Studi yang dipublikasikan pada jurnal Cancer Epidemiology Biomarkers & Prevention juga menganalisis pekerja berdasarkan jenis profesinya. Diketahui bahwa perawat memiliki risiko kanker tertinggi dibanding profesi lainnya. Risikonya mencapai 58% dibanding mereka yang bekerja di siang hari.

Baca Juga : Pentingnya Oksigen bagi Penderita Kanker

Pola hidup tak sehat

Studi sebelumnya menunjukkan bahwa karyawan yang memiliki jam kerja di malam hari, cenderung sulit menemukan waktu untuk berolahraga.

Mereka juga memiliki pola makan dan gaya hidup yang kurang sehat. Di antaranya, kebiasaan merokok yang merupakan faktor utama kanker dan penyakit kronis lainnya.

Studi lain menunjukkan, pergeseran waktu mengganggu pola tidur dan membuat proses biologis tubuh menjadi ‘kacau’.

Dr. Xueliei Ma, ahli onkologi di West China Medical Center of Sichuan University, mengatakan, perusahaan harus menawarkan cek kesehatan secara berkala pada karyawannya untuk mengurangi risiko kanker ini.

“Penelitian ini bisa menjadi ukuran seberapa bahayanya jam kerja malam untuk perempuan. Para karyawan yang bekerja di shift malam harus menjalani pemeriksaan fisik dan screening kanker,” paparnya.

Sumber: Nationalgeographic.com

 

Survive Kanker

Keluarga Ini Mengidap Jenis Kanker yang Sama Pada 3 Generasi

Pat Boughen (83) dari Yorkshire, Inggris, menderita jenis kanker yang sama dengan anak dan cucunya. Namun, penyebab utamanya bukanlah faktor keturunan. Ibu dan anak asal Inggris ini sama-sama mengidap kanker hanya dengan jarak waktu lima tahun. Kondisi semakin parah ketika generasi ketiga mereka juga didiagnosis dengan jenis penyakit yang sama.

Joanne Moss didiagnosis kanker Non-Hodgkin Lymphoma pada Mei 2010 saat ia berusia 42 tahun. Setelah enam tahun perawatan, ia dinyatakan sembuh. Sayangnya, beberapa bulan setelah kanker Joanne dinyatakan hilang, putrinya, Jessica, mengalami bengkak di leher yang diketahui merupakan Hodgkin’s Lymphoma – jenis kanker yang sama.

Beruntung setelah melakukan operasi untuk mengangkat tumornya serta kemoterapi, kanker Jessica sembuh. Mahasiswi kedokteran mata ini, terpaksa menunda studinya selama setahun untuk menjalani terapi yang melelahkan. Joanne dan Jessica merasa mereka sudah bisa tenang sekarang, tapi takdir berkata lain. September tahun lalu, ibu Joanne, Pat Boughen yang berusia 83 tahun, didiagnosis Hodgkin’s Lymphoma juga.

Keluarga ini mengatakan, mereka tidak memahami nasib buruk yang menaunginya. Mereka tidak hanya melewati satu trauma, tapi tiga kali. Kenyataan bahwa tiga generasi ini mengidap jenis kanker yang sama, sangat membingungkan. Lebih menariknya lagi, tidak ada pengaruh faktor keturunan sama sekali. Ini semacam ‘undian yang kejam’.

Baca Juga: Tanaman ini Mampu Bunuh 98% Sel Kanker Hanya dalam 16 Jam

Menolak menyerah

Keluarga ini berjanji tidak akan menyerah dengan keadaan dan semakin bersemangat melakukan kampanye mengenai kanker. Joanne, yang saat ini tinggal di Washingborough, Inggris, mengatakan: “Ketika Jessica didiagnosis penyakit ini, saya menerapkan ‘mode praktis’. Saya mengambil alih dan memfokuskan diri pada kebutuhannya. Saya mencatat jadwal pengobatan sambil merawatnya,” paparnya.

Namun, Joanne mengatakan, ia menjadi sangat resah dan emosional ketika mendengar ibunya mengidap penyakit yang sama.

“Ketika dokter mengabarkan, saya gemetar dan shock. Saya sangat terguncang. Perlu beberapa minggu sebelum benar-benar bisa menghadapinya. Masih tidak percaya penyakit ini menghampiri keluarga kami lagi,” cerita Joanne.

“Setiap kami berpikir berhasil melewatinya, kanker datang lagi. Dua kali saja sudah menakutkan, apalagi tiga kali. Tidak bisa dipercaya,” ujarnya.

 Mendekatkan keluarga

Jessica yang saat ini berusia 21 tahun, sering menemani neneknya berobat. Ia mengatakan, akan berusaha membuat neneknya tetap kuat. “Terkadang, saya masih merasa shock. Jika sudah begitu, saya akan menggenggam tangan Nana (panggilan Jessica untuk neneknya), dan itu sangat menenangkan,” katanya.

Saat ini, Pat masih menjalankan kemoterapi. Tumor di lehernya sudah hilang dan perawatannya diperkirakan akan selesai pada Maret. “Kalian pasti berpikir ini tidak wajar. Beberapa ada yang kasihan kepada kami karena tiga generasi mengidap penyakit yang sama. Namun, musibah ini juga mendekatkan keluarga kami,” cerita Jessica.

Sumber: NationalGeoGraphic.co.id

Oksigen yang bersih

Pentingnya Oksigen bagi Penderita Kanker

Dr. Otto Warburg adalah orang yang menemukan penyebab kanker, ia dianugerahi hadiah nobel pada tahun 1931 untuk karyanya. Dia bukan saja menemukan kanker tetapi ia benar-benar menemukan penyebab kanker yg menurut saya bahkan lebih berharga daripada menemukan kanker itu sendiri.

Menurut Dr.Otto, kanker itu sendiri tidak bisa eksis dalam lingkungan alkalin. Apa maksudnya? Makanan dan minuman yang bersifat alkalin bermanfaat untuk membantu menghilangkan kanker dari tubuh manusia. Dari penelitiannya dapat disimpulkan bahwa kanker tidak dapat hidup dalam lingkungan alkalin. Jika Anda memiliki kanker maka konsumsilah makanan yang bersifat alkalin & minuman seperti air ke dalam tubuh Anda sebanyak mungkin sebagai lawan makanan asam yang mungkin sebenarnya memberi makan untuk pertumbuhan kanker.

Dr. Otto Warburg juga mengatakan “jaringan kanker bersifat asam, sedangkan jaringan sehat adalah basa. Air terbagi menjadi ion H+ dan OH-, jika ada kelebihan H+, itu adalah asam; jika ada kelebihan ion OH-, maka itu adalah basa”.

Kesimpulannya Dr.Otto mengatakan bahwa sumber dari kanker adalah kekurangan oksigen.

Dia menekankan pentingnya oksigen murni untuk tubuh penderita kanker. Dia mengatakan bahwa “tidak ada penyakit, termasuk kanker dapat hidup di lingkungan basa”. Jadi beberapa nasehat terbaik dari Dr.Otto untuk pencegahan & pengobatan kanker adalah sebagai berikut

  1. Banyak-banyak menarik napas panjang (deep breath) didaerah pegunungan. Jika Anda tinggal di kota Anda sedang dibombardir oleh bahan kimia & kadar oksigen yang kurang. Pergi ke pedesaan & gunung akan membantu Anda mendapatkan oksigen murni yang menurut Dr.Otto dapat membantu tubuh mendapatkan lingkungan alkalin.
  2. Makan makanan yang bersifat alkalin seperti sayuran dan buah-buahan dapat membantu untuk menciptakan lingkungan alkalin. Pilihlah sayuran dan buah-buahan lokal karena biasanya sedikit mengandung pestisida/pengawet. Hindari makan makanan yang diawetkan (ikan asin, ikan kaleng dan lainnya).
  3. Minum air putih yang banyak (air bersih tentu saja).

Sumber: nobelprize.org

7 makanan pencegah kanker serviks

7 Makanan Sehat Pencegah Kanker Serviks

Makan merupakan kebutuhan primer karena dengan makan kita dapat melangsungkan kehidupan. Tetapi terkadang makanan justru yang malah menjerumuskan kita ke dalam penyakit-penyakit yang berbahaya, salah satunya adalah kanker. Menurut WHO, terdapat 490.000 perempuan di dunia terkena kanker serviks pada tiap tahunnya. Dan 80 persen di antaranya berada di negara-negara berkembang, salah satunya adalah Indonesia. Tiap satu menit muncul kasus baru dan tiap dua menit terdapat satu orang meninggal akibat kanker serviks. Jadi bisa disimpulkan bahwa kanker serviks adalah jenis kanker yang sering menyerang wanita.

Perlu diperhatikan makanan-makanan yang wajib dikonsumsi untuk terhindar dari kanker serviks. Karena untuk alasan apapun, MENCEGAH lebih baik, lebih murah, dan lebih mudah daripada mengobati. Kenapa mudah? Salah satunya dengan mengonsumsi makanan yang berada di sekitar kita. Makanan tersebut diantaranya:

Kubis
Kubis atau kol (Brassica oleracea) adalah sayuran bermanfaat yang juga termasuk brokoli, kale, dan kembang kol. Kubis mengandung fitonutrien dan vitamin A, C, dan K. Kubis juga mengandung lupeol, sinigrin, DIM, 13C, sulforaphae untuk menghambat perkembangan sel kanker, termasuk kanker serviks. Kubis memiliki gizi tinggi bila dimakan mentah.

Alpukat
Dalam buah alpukat atau sering disebut avokad setidaknya mengandung 11 vitamin dan 14 mineral yang bermanfaat. Alpukat kaya akan protein, riboflavin (vitamin B2), niasin (vitamin B3), potasium (kalium), dan vitamin C. Alpukat sangat disarankan untuk dikonsumsi untuk pencegahan kanker serviks karena terdapat 25 nutrisi. Alpukat mampu melawan radikal bebas karena kandungan glutation selain itu juga melindungi dari kanker karena kandungan asam oleat.

Strawberry, Raspberry, dan Blueberry
Strawberry dan raspberry dapat membantu menghambat kinerja karsinogen (pemicu timbulnya sel kanker). Lyndon Larcom, ahli mikrobiologi dari Clemson University melakukan serangkaian uji coba yang hasilnya mengindikasikan bahwa strawberry dan raspberry dapat menghambat karsinogen dalam dua level yaitu menghambat kerja karsinogen dan mengaktifkan proses metabolisme tubuh. Sedangkan Blueberry adalah salah satu asupan paling sehat di muka bumi. Buah ini mengalahkan 39 buah dan sayuran lain karena kadar kandungan antioksidan yang dimilikinya. Ini menjadikan blueberry sebagai salah satu penangkal kerusakan sel dalam tubuh dan memberikan kontribusi terhadap terjadinya serangan jantung dan timbulnya kanker.

Cokelat
Cokelat mengandung alkaloid-alkaloid seperti teobromin, fenetilamina, dan anandamida, yang memiliki efek fisiologis untuk tubuh. Kandungan-kandungan ini banyak dihubungkan dengan tingkat serotonin dalam otak. Menurut ilmuwan, cokelat yang dimakan dalam jumlah normal secara teratur dapat menurunkan tekanan darah. Salah satu khasiat cokelat yang paling bermanfaat yaitu cokelat dapat digunakan untuk mencegah dan juga melawan kanker. Menurut beberapa penelitian, cokelat dianggap mampu membelah sel kanker dan juga mengurangi peradangan. Cokelat juga dianggap dapat meningkatkan kesehatan mata, hal ini terjadi karena cokelat mampu melancarkan peredaran darah.

Tomat
Tomat termasuk ke dalam makanan pencegah kanker dikarenakan tomat memiliki Antioksidan kuat bernama likopen dalam tomat adalah pelindung kuat terhadap kanker, khususnya kanker prostat, kanker serviks, kanker lambung, kanker payudara, kanker mulut, dan kanker kerongkongan, faring dan rektum. Menurut meta-analisis dari 21 studi yang dipublikasikan di Cancer Epidemiology Biomarkers and Prevention; pria yang makan jumlah tertinggi tomat yang dimasak ditemukan memiliki pengurangan 19 persen risiko terhadap kanker prostat, dan mereka yang makan paling baku tomat menunjukkan 11 persen pengurangan risiko kanker prostat.

Minyak Zaitun
Senyawa kimia yang tersimpan dalam minyak zaitun yaitu triasilgliserol yang merupakan asam lemak tak jenuh tunggal dengan jenis omega 9 (asam oleat). Kadar omega 9 sekitar 55 – 83 persen dari total asam lemak. Karena lemak tersebut baik untuk tubuh sebab berjenis lemak tak jenuh tunggal, risiko tubuh teroksidasi lebih sedikit ketimbang omega-6 dan omega-3. Kandungan lain yang juga terdapat dalam minyak zaitun adalah Vitamin E, fungsinya untuk kesehatan maupun kecantikan. Para peneliti di Copenhagen University Hospital di Denmark menemukan bahwa minyak zaitun mereduksi kerusakan sel yang memicu pertumbuhan kanker.

Teh Hijau
Teh hijau merupakan minuman yang disukai banyak orang tetapi selain nikmat teh hijau memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan, yaitu dapat mencegah kanker serviks dan kanker rahim. Kandungan polifenol-nya yang berfungsi sebagai antioksidan mampu membantu mencegah perkembangan sel-sel kanker. Antioksidan teh Hijau, yang disebut catechin, merusak radikal bebas yang dapat merusak DNA dan berkontribusi terhadap kanker, pembekuan darah, dan aterosklerosis .

Mengonsumsi 7 makanan yang telah disebutkan diatas secara tepat dan ditambah dengan pola hidup yang sehat yaitu dengan berolahraga, istirahat yang cukup, pengelolaan stress yang baik dan mengonsumsi suplemen pencegah kanker dari produk Jamuheritage.com yaitu Curandro, Curano & Curcatrol dapat membantu Anda dan keluarga terhindar dari bahaya kanker serviks.
Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda dan keluarga.

Salam Sehat dari JamuHeritage.com!

Kanker darah Leukimia

Faktor Penyebab dan Jenis Kanker Darah yang Paling Sering Terjadi

Kanker darah atau leukemia adalah kanker yang menyerang sel-sel yang membentuk sel darah dalam sumsum tulang. Pada kondisi normal, sel-sel darah putih akan berkembang secara teratur di saat tubuh membutuhkannya untuk memberantas infeksi yang muncul.

Namun lain halnya dengan pengidap kanker darah. Sumsum tulang akan memproduksi sel-sel darah putih yang abnormal, tidak dapat berfungsi dengan baik, dan secara berlebihan. Jumlahnya yang berlebihan akan mengakibatkan penumpukan dalam sumsum tulang sehingga sel-sel darah yang sehat akan berkurang.

Jenis-jenis Kanker Darah

Ada berbagai jenis kanker darah. Berdasarkan kecepatan perkembangannya, kanker ini dapat dikelompokkan menjadi akut dan kronis.

Kanker darah akut berkembang dengan cepat akibat penambahan jumlah sel darah putih yang abnormal yang pesat dan penyebarannya ke dalam aliran darah. Jenis ini harus ditangani dengan segera.

Sementara itu, kanker darah kronis berkembang secara perlahan-lahan dan dalam jangka panjang. Gejalanya cenderung tidak segera dirasakan sehingga baru terdiagnosis setelah bertahun-tahun. Sel-sel darah putih yang seharusnya sudah mati akan tetap hidup dan menumpuk dalam aliran darah, sumsum tulang, serta organ-organ lain yang terkait.

Kanker darah juga dapat dikategorikan menurut jenis sel darah putih yang diserang. Kanker darah yang menyerang sel-sel limfa dikenal dengan istilah leukemia limfotik dan yang menyerang sel-sel mieloid disebut leukemia mielogen.

Berdasarkan dua pengelompokan di atas, terdapat empat jenis kanker darah yang paling sering terjadi. Berikut ini penjelasan untuk masing-masing jenis.

Leukemia limfotik akut atau acute lymphocytic leukemia (ALL)

ALL dapat menghambat fungsi limfosit sehingga pengidapnya berpotensi mengalami infeksi yang serius. Kanker darah ini umumnya diidap oleh anak-anak, tapi juga mungkin menyerang dewasa.

Leukemia mielogen akut atau acute myelogenous leukemia (AML)

Ini adalah jenis kanker darah yang umumnya menyerang dewasa. Tetapi AML juga dapat diidap oleh anak-anak serta remaja. Kanker ini akan membentuk sel-sel mieloid yang tidak sempurna dan dapat menyumbat pembuluh darah.

Leukemia limfotik kronis atau chronic lymphocytic leukemia (CLL)

Jenis kanker darah ini hanya dialami oleh orang dewasa. CLL umumnya baru terdeteksi pada stadium lanjut karena pasien cenderung tidak merasakan gejala-gejalanya untuk waktu yang lama.

Leukemia mielogen kronis atau Chronic myelogenous leukemia (CML)

Jenis kanker darah ini umumnya diderita oleh dewasa. CML memiliki dua tahap. Pada tahap pertama, sel-sel abnormal akan berkembang secara perlahan-lahan. Lalu saat memasuki tahap kedua, jumlah sel-sel abnormal akan bertambah dengan pesat sehingga kondisi pasien akan menurun secara drastis.

Secara umum, kanker darah atau leukemia terjadi akibat produksi sel darah putih yang terlalu cepat sehingga banyak sel yang masih belum terbentuk secara sempurna dan akhirnya kekebalan tubuh penderitanya tidak berfungsi secara maksimal.

Gejala-gejala Kanker Darah

Gejala kanker darah sangat beragam. Tiap penderita biasanya mengalami indikasi yang berbeda-beda, tergantung kepada jenis kanker darah yang diidap.

Indikasi-indikasi kanker ini juga cenderung sulit dikenali karena cenderung mirip dengan kondisi lain, seperti flu. Karena itu, kita perlu mewaspadai gejala-gejala umum yang tidak kian membaik atau mereda, seperti:

  • Lemas atau kelelahan yang berkelanjutan.
  • Demam.
  • Menggigil.
  • Sakit Kepala.
  • Muntah-muntah.
  • Keringat berlebihan, terutama pada malam hari.
  • Nyeri pada tulang atau sendi.
  • Penurunan berat badan.
  • Pembengkakan pada limfa noda, hati, atau limpa.
  • Muncul infeksi yang parah atau sering terjadi.
  • Mudah mengalami pendarahan (misalnya sering mimisan) atau memar.
  • Muncul bintik-bintik merah pada pada kulit.

Jika Anda atau anak Anda mengalami gejala-gejala di atas, segera hubungi dan periksakan diri ke dokter. Terutama untuk gejala yang sering kambuh atau tidak kunjung membaik.

Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Darah

Penyebab dasar kanker darah belum diketahui secara pasti. Tetapi terdapat sejumlah faktor yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena kanker ini. Faktor-faktor pemicu kanker darah tersebut meliputi:

  • Faktor keturunan. Jika memiliki anggota keluarga yang mengidap kanker darah, risiko Anda untuk terkena kanker yang sama akan meningkat.
  • Kelainan genetik, misalnya sindrom down.
  • Pernah menjalani pengobatan kanker. Kemoterapi atau radioterapi tertentu diduga dapat memicu kanker darah.
  • Pengaruh kelainan darah yang diderita, misalnya myelodysplastic syndrome.
  • Pernah mengalami pajanan terhadap radiasi tingkat tinggi atau zat-zat kimia tertentu. Misalnya orang yang pernah terlibat dalam kecelakaan yang berhubungan dengan reaktor nuklir atau mengalami pajanan zat kimia seperti benzena.
  • Merokok. Rokok tidak hanya akan meningkatkan risiko kanker darah (terutama leukemia mielogen akut), tapi juga berbagai penyakit lain.

Diagnosis dan Pengobatan Kanker Darah

Pada tahap awal, dokter akan menanyakan gejala-gejala yang ada sebelum memeriksa kondisi fisik Anda. Jika menduga Anda mengidap kanker darah, misalnya karena adanya pembengkakan pada limfa noda, hati, atau limpa, dokter akan menganjurkan pemeriksaan lebih mendetail yang meliputi tes darah serta biopsi sumsum tulang.

Tes darah akan menunjukkan kadar sel darah putih yang abnormal. Sementara biopsi sumsum tulang digunakan untuk memastikan keberadaan sel-sel kanker darah. Prosedur yang dilakukan dengan mengambil sampel sumsum tulang ini juga digunakan untuk mengetahui jenis kanker darah.

Setelah diagnosis kanker darah positif, dokter akan mendiskusikan langkah pengobatan yang tepat. Jenis penanganan yang akan Anda jalani tergantung kepada banyak faktor, antara lain usia dan kondisi kesehatan Anda serta jenis dan stadium kanker darah yang Anda idap. Berikut ini adalah metode pengobatan yang umumnya dianjurkan untuk menangani kanker darah.

  • Kemoterapi untuk membunuh sel-sel kanker.
  • Radioterapi untuk menghancurkan dan menghambat pertumbuhan sel-sel kanker.
  • Terapi terfokus untuk menyerang bagian-bagian rentan dalam sel-sel kanker.
  • Terapi biologis untuk membantu sistem kekebalan tubuh mengenali dan menyerang sel-sel kanker.
  • Transplantasi sel induk atau stem cell untuk penggantian sumsum tulang yang sudah rusak dengan yang sehat. Sel-sel induk yang digunakan bisa berasal dari tubuh Anda sendiri atau tubuh orang lain sebagai pendonor. Kemoterapi atau radioterapi biasanya akan dilakukan sebagai langkah persiapan sebelum menjalani prosedur transplantasi ini.

Badan Kesehatan Dunia (PBB) atau WHO menyatakan bahwa pencegahan merupakan strategi terbaik yang paling efektif untuk mengontrol penyakit kanker. Lebih jauh dipaparkan bahwa satu dari tiga kasus kanker sesungguhnya dapat dicegah sebelum kanker tersebut meluas dan memperparah kondisi pasien.

Skema Pencegahan Kanker ditujukan bagi Anda yang ingin melakukan pencegahan terhadap penyakit kanker. Pencegahan dapat dilakukan oleh siapa saja, baik memiliki keturunan kanker atau tidak.

Bagi anda penderita Kanker Darah, kami dari jamuheritage.com telah menyediakan Skema Pengobatan Kanker Darah lengkap dengan dosis-dosis yang dibutuhkan.

tanaman Kenikir

Tanaman ini Mampu Bunuh 98% Sel Kanker Hanya dalam 16 Jam

Menurut penelitian yang diterbitkan oleh Life Science, tanaman ini telah digunakan dalam pengobatan China dan mampu membunuh 98% sel-sel kanker payudara hanya dalam waktu kurang dari 16 jam.

Jika tanaman ini digunakan tanpa campuran bahan lainnya, akan menurunkan sebesar 98% dari sel-sel kanker payudara, tapi jika tanaman ini dikombinasikan dengan tanaman apsintus, hasil nya akan menghilangkan hampir sepenuhnya dari sel-sel kanker di tubuh Anda.

Di masa lalu, tanaman ini digunakan sebagai obat anti malaria yang kuat, dan kini, tanaman ini telah terbukti secara efektif mampu melawan sel kanker juga. Lalu, tanaman ajaib apakah itu?

Adalah artemisinin, tanaman ini merupakan turunan dari tanaman apsintus (artemisi annua).
Ada banyak penelitian yang membuktikan bahwa, artemisinin secara efektif dapat menyembuhkan penyakit.

Ekstrak tanaman ini telah diguna kan di China untuk melawan penyakit malaria selama ribuan tahun.
The bioengineers Henry Lai dan Narendra Singh dari University of Washington, Seattle, adalah dua ilmuwan yang pertama kali menemukan hal ini. Hasil penelitian mereka telah membuktikan bahwa sel kanker akan mengalami apoptosis (hancur dengan sendirinya).

Sampai saat ini, sangat sulit untuk mendapat kan ekstrak tanaman ini dengan harga rendah.  Tetapi, dengan meningkatnya permintaan atas tanaman ini, harga yang ditawarkan perlahan mulai bisa diterima masyarakat.

Produsen farmasi Perancis “Sanofi” berusaha memproduksi sekitar 50-60 ton Artemisinin setiap tahunnya, dan berharap jumlah tersebut dapat memenuhi permintaan pasar dunia.

Tanaman ini banyak terdapat di Indonesia dengan nama lain ” KENIKIR.”

Tanaman ini biasa dikonsumsi sebagai lalapan, suka juga dibuat pecel, gantinya kangkung murah meriah karena banyak terdapat di kebun-kebun.

Sumber: intisari

template artikel (5)

Bagaimana Tingkat Kesehatan di Masa Depan? Ini Pandangan Jack Ma

Apa kata Jack Ma tentang kesehatan dimasa depan ?

Anak laki laki Jack Ma, Ma Zheng Kun yang lahir tahun 1992, karena mengidap penyakit kanker otak telah meninggal dunia pada tahun 2014.

Kabar duka cita di pertengahan Tahun, bagi Jack Ma adalah seperti kilat petir di hari yang cerah, Karena Group Raksasa Alibaba tidak bisa diwariskan kepada anak kandungnya sendiri.

Jack Ma berkata : Sepuluh tahun yang akan datang kanker akan menghantui setiap keluarga, jangan menolak orang yang membicarakan tentang kesehatan kepada anda.

Jangan menolak teman yang membicarakan kesehatan kepada anda, menolak mereka sama dengan menolak hidup kita sendiri, lihat bagaimana cara pandang Jack Ma !

Jack Ma berkata :
10 tahun lagi ada 3 macam kanker yang akan menghantui setiap keluarga, yang paling khawatir adalah keluarga yang tidak memiliki uang yang cukup untuk berobat.

Kami percaya 10 tahun kemudian 3 macam kanker yang akan menghantui setiap keluarga di China adalah kanker hati, kanker paru paru dan kanker lambung.

Kanker hati kebanyakan karena air minum, kanker paru paru karena udara yang kita hirup, kanker lambung karena makanan kita.

30 tahun yang lalu ada berapa orang yang mengetahui siapa yang mengidap kanker, dulu kanker adalah suatu penyakit langka, sekarang menjadi suatu penyakit yang umum.

Di dunia ini tempat tidur apa yang paling mahal ? tempat tidur untuk orang sakit

Sebuah perkataan yang sangat bagus dari Jack Ma tentang kesehatan :

Ada orang yang bisa menggantikan anda mengemudi mobil, menghasilkan uang, menghabiskan uang, tapi tidak ada orang yang bisa menggantikan anda sakit.

Barang yang sudah hilang masih bisa dicari kembali, tapi ada satu barang yang sudah hilang tidak bisa kembali lagi, yaitu HIDUP.

Saat seorang sedang masuk ke ruang operasi baru menyadari ada satu buku yang belum dibaca, yaitu buku cara menjaga kesehatan dan memproteksi diri dan keluarga !

Perbaiki komposisi muscle dan bodyfat anda mulai sekarang dengan TR 90 sebagai langkah awal disambung dengan JAMU ( jaga mulut ) untuk maintenance selanjutnya. Kalau tidak dari sekarang kapan lagi kalian mau berubah ?

TR 90 adalah singkatan dari Transform your life in 90 days ( ubahlah hidup anda dalam 90 hari ) … You are what you eat
Salam sehat sejahtera selalu untuk kita semua

Pesan Moral, cara makan yg baik dan jangan di balik an :
> Makan pagi harus seperti Raja
> Makan siang harus seperti rakyat &
> Makan malam harus seperti pengemis

 

template artikel (4)

Tekan Risiko Kematian Sejak Dini

JAKARTA,—Kanker paru masih menjadi salah satu penyebab kematian utama di seluruh dunia. Hal itu karena gejala kanker paru-paru tidak dapat dideteksi sejak dini. Maka dari itu, kesadaran masyarakat terhadap kanker paru harus terus ditingkatkan agar risiko kematian akibat kanker paru-paru bisa ditekan sejak dini.

Pada kampanye bulan kepedulian kanker paru, Sabtu (25/11), di Jakarta, Perhimpunan Dokter Spesialis Onkologi Radiasi Indonesia (Pori) dengan Komite Penanggulangan Kanker Nasional menekankan pentingnya membangun kesadaran masyarakat terhadap bahaya kanker paru-paru.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, pada 2015 terdapat hampir 1,7 juta orang yang didiagnosis mengidap kanker paru. Sementara menurut laporan Global Burden Cancer pada 2012, terdapat 1,2 juta (16,8 persen) angka kejadian baru pada kanker. Dari jumlah tersebut, lebih dari 1 juta (30 persen) kematian disebabkan oleh kanker paru.

Menjauhi rokok

Dokter Departemen Pulmonologi dan Respiratori Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Elisna Syahruddin mengatakan, mendeteksi sel kanker paru sejak dini belum bisa dilakukan karena teknologi belum menunjang. Elisna menyampaikan bahwa hal paling baik yang bisa dilakukan masyarakat adalah pencegahan primer dengan cara benar-benar menjauhi rokok. Hal lainnya adalah secara aktif melakukan pemeriksaan rutin ke dokter ahli paru-paru oleh kelompok risiko yang mencakup perokok dan berusia 40 tahun ke atas.

Elisna menjelaskan, harapan hidup pasien selama lima tahun bisa masih besar jika gejala kanker paru-paru segera disadari pada stadium awal. Setelah itu mesti dilakukan tindakan operasi. Menurut Elisna, kanker selama ini menjadi pembunuh utama karena gejalanya terlambat disadari.

“Biasanya baru tahu kalau seseorang mengidap kanker paru ketika sudah stadium tiga atau empat. Kalau di keluarga ada yang kanker artinya kewaspadaan harus ditingkatkan,” ujar Elisna.

Ketua Komite Penanggulangan Kanker Nasional Soehartati Gondhowiardjo mengatakan, gejala kanker paru yang patut diperhatikan setiap orang adalah batuk.

Menurut Soehartati, tidak ada batuk yang biasa. Jika seseorang mengalami batuk dalam jangka waktu lama, bahkan sampai mengeluarkan darah dan disertai penurunan berat badan yang tidak wajar, hal itu menjadi pertanda awal mengidap kanker paru-paru.

“Batuk bisa menjadi pertanda awal seseorang mengidap kanker paru-paru,” ujarnya. (DD10)

Sumber : Kompas, 27 November 2017

Copyrights © 2017 Jamu Heritage. All Rights Reserved.