Jamu Heritage

Jamu merupakan warisan budaya pengobatan asli Indonesia yang telah dilestarikan secara turun-temurun. Jamu, yang terdiri dari racikan berbagai tanaman herbal, dipercaya dapat memberikan khasiat baik bagi tubuh karena telah digunakan bahkan jauh sebelum dikenalnya dunia pengobatan modern.

Kanker darah Leukimia

Faktor Penyebab dan Jenis Kanker Darah yang Paling Sering Terjadi

Kanker darah atau leukemia adalah kanker yang menyerang sel-sel yang membentuk sel darah dalam sumsum tulang. Pada kondisi normal, sel-sel darah putih akan berkembang secara teratur di saat tubuh membutuhkannya untuk memberantas infeksi yang muncul.

Namun lain halnya dengan pengidap kanker darah. Sumsum tulang akan memproduksi sel-sel darah putih yang abnormal, tidak dapat berfungsi dengan baik, dan secara berlebihan. Jumlahnya yang berlebihan akan mengakibatkan penumpukan dalam sumsum tulang sehingga sel-sel darah yang sehat akan berkurang.

Jenis-jenis Kanker Darah

Ada berbagai jenis kanker darah. Berdasarkan kecepatan perkembangannya, kanker ini dapat dikelompokkan menjadi akut dan kronis.

Kanker darah akut berkembang dengan cepat akibat penambahan jumlah sel darah putih yang abnormal yang pesat dan penyebarannya ke dalam aliran darah. Jenis ini harus ditangani dengan segera.

Sementara itu, kanker darah kronis berkembang secara perlahan-lahan dan dalam jangka panjang. Gejalanya cenderung tidak segera dirasakan sehingga baru terdiagnosis setelah bertahun-tahun. Sel-sel darah putih yang seharusnya sudah mati akan tetap hidup dan menumpuk dalam aliran darah, sumsum tulang, serta organ-organ lain yang terkait.

Kanker darah juga dapat dikategorikan menurut jenis sel darah putih yang diserang. Kanker darah yang menyerang sel-sel limfa dikenal dengan istilah leukemia limfotik dan yang menyerang sel-sel mieloid disebut leukemia mielogen.

Berdasarkan dua pengelompokan di atas, terdapat empat jenis kanker darah yang paling sering terjadi. Berikut ini penjelasan untuk masing-masing jenis.

Leukemia limfotik akut atau acute lymphocytic leukemia (ALL)

ALL dapat menghambat fungsi limfosit sehingga pengidapnya berpotensi mengalami infeksi yang serius. Kanker darah ini umumnya diidap oleh anak-anak, tapi juga mungkin menyerang dewasa.

Leukemia mielogen akut atau acute myelogenous leukemia (AML)

Ini adalah jenis kanker darah yang umumnya menyerang dewasa. Tetapi AML juga dapat diidap oleh anak-anak serta remaja. Kanker ini akan membentuk sel-sel mieloid yang tidak sempurna dan dapat menyumbat pembuluh darah.

Leukemia limfotik kronis atau chronic lymphocytic leukemia (CLL)

Jenis kanker darah ini hanya dialami oleh orang dewasa. CLL umumnya baru terdeteksi pada stadium lanjut karena pasien cenderung tidak merasakan gejala-gejalanya untuk waktu yang lama.

Leukemia mielogen kronis atau Chronic myelogenous leukemia (CML)

Jenis kanker darah ini umumnya diderita oleh dewasa. CML memiliki dua tahap. Pada tahap pertama, sel-sel abnormal akan berkembang secara perlahan-lahan. Lalu saat memasuki tahap kedua, jumlah sel-sel abnormal akan bertambah dengan pesat sehingga kondisi pasien akan menurun secara drastis.

Secara umum, kanker darah atau leukemia terjadi akibat produksi sel darah putih yang terlalu cepat sehingga banyak sel yang masih belum terbentuk secara sempurna dan akhirnya kekebalan tubuh penderitanya tidak berfungsi secara maksimal.

Gejala-gejala Kanker Darah

Gejala kanker darah sangat beragam. Tiap penderita biasanya mengalami indikasi yang berbeda-beda, tergantung kepada jenis kanker darah yang diidap.

Indikasi-indikasi kanker ini juga cenderung sulit dikenali karena cenderung mirip dengan kondisi lain, seperti flu. Karena itu, kita perlu mewaspadai gejala-gejala umum yang tidak kian membaik atau mereda, seperti:

  • Lemas atau kelelahan yang berkelanjutan.
  • Demam.
  • Menggigil.
  • Sakit Kepala.
  • Muntah-muntah.
  • Keringat berlebihan, terutama pada malam hari.
  • Nyeri pada tulang atau sendi.
  • Penurunan berat badan.
  • Pembengkakan pada limfa noda, hati, atau limpa.
  • Muncul infeksi yang parah atau sering terjadi.
  • Mudah mengalami pendarahan (misalnya sering mimisan) atau memar.
  • Muncul bintik-bintik merah pada pada kulit.

Jika Anda atau anak Anda mengalami gejala-gejala di atas, segera hubungi dan periksakan diri ke dokter. Terutama untuk gejala yang sering kambuh atau tidak kunjung membaik.

Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Darah

Penyebab dasar kanker darah belum diketahui secara pasti. Tetapi terdapat sejumlah faktor yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena kanker ini. Faktor-faktor pemicu kanker darah tersebut meliputi:

  • Faktor keturunan. Jika memiliki anggota keluarga yang mengidap kanker darah, risiko Anda untuk terkena kanker yang sama akan meningkat.
  • Kelainan genetik, misalnya sindrom down.
  • Pernah menjalani pengobatan kanker. Kemoterapi atau radioterapi tertentu diduga dapat memicu kanker darah.
  • Pengaruh kelainan darah yang diderita, misalnya myelodysplastic syndrome.
  • Pernah mengalami pajanan terhadap radiasi tingkat tinggi atau zat-zat kimia tertentu. Misalnya orang yang pernah terlibat dalam kecelakaan yang berhubungan dengan reaktor nuklir atau mengalami pajanan zat kimia seperti benzena.
  • Merokok. Rokok tidak hanya akan meningkatkan risiko kanker darah (terutama leukemia mielogen akut), tapi juga berbagai penyakit lain.

Diagnosis dan Pengobatan Kanker Darah

Pada tahap awal, dokter akan menanyakan gejala-gejala yang ada sebelum memeriksa kondisi fisik Anda. Jika menduga Anda mengidap kanker darah, misalnya karena adanya pembengkakan pada limfa noda, hati, atau limpa, dokter akan menganjurkan pemeriksaan lebih mendetail yang meliputi tes darah serta biopsi sumsum tulang.

Tes darah akan menunjukkan kadar sel darah putih yang abnormal. Sementara biopsi sumsum tulang digunakan untuk memastikan keberadaan sel-sel kanker darah. Prosedur yang dilakukan dengan mengambil sampel sumsum tulang ini juga digunakan untuk mengetahui jenis kanker darah.

Setelah diagnosis kanker darah positif, dokter akan mendiskusikan langkah pengobatan yang tepat. Jenis penanganan yang akan Anda jalani tergantung kepada banyak faktor, antara lain usia dan kondisi kesehatan Anda serta jenis dan stadium kanker darah yang Anda idap. Berikut ini adalah metode pengobatan yang umumnya dianjurkan untuk menangani kanker darah.

  • Kemoterapi untuk membunuh sel-sel kanker.
  • Radioterapi untuk menghancurkan dan menghambat pertumbuhan sel-sel kanker.
  • Terapi terfokus untuk menyerang bagian-bagian rentan dalam sel-sel kanker.
  • Terapi biologis untuk membantu sistem kekebalan tubuh mengenali dan menyerang sel-sel kanker.
  • Transplantasi sel induk atau stem cell untuk penggantian sumsum tulang yang sudah rusak dengan yang sehat. Sel-sel induk yang digunakan bisa berasal dari tubuh Anda sendiri atau tubuh orang lain sebagai pendonor. Kemoterapi atau radioterapi biasanya akan dilakukan sebagai langkah persiapan sebelum menjalani prosedur transplantasi ini.

Badan Kesehatan Dunia (PBB) atau WHO menyatakan bahwa pencegahan merupakan strategi terbaik yang paling efektif untuk mengontrol penyakit kanker. Lebih jauh dipaparkan bahwa satu dari tiga kasus kanker sesungguhnya dapat dicegah sebelum kanker tersebut meluas dan memperparah kondisi pasien.

Skema Pencegahan Kanker ditujukan bagi Anda yang ingin melakukan pencegahan terhadap penyakit kanker. Pencegahan dapat dilakukan oleh siapa saja, baik memiliki keturunan kanker atau tidak.

Bagi anda penderita Kanker Darah, kami dari jamuheritage.com telah menyediakan Skema Pengobatan Kanker Darah lengkap dengan dosis-dosis yang dibutuhkan.

CPOTB JH

Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) Apa Itu ? Apakah Jamu Heritage Diproses Secara CPOTB ?

Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik yang disingkat CPOTB adalah seluruh aspek kegiatan dalam pembuatan obat tradisional yang bertujuan untuk menjamin agar produk yang dihasilkan senantiasa memenuhi persyaratan mutu yang ditetapkan sesuai dengan tujuan penggunaannya. Dengan kata lain CPOTB merupakan sebuah jaminan mutu dari setiap obat herbal.

Apakah produk-produk Jamu Heritage diproses secara CPOTB? Produk-produk Jamu Heritage dibuat dengan 100% bahan alam dan diformulasikan oleh dokter Paulus W Halim serta diproduksi dengan jaminan mutu CPOTB sehingga setiap produk jamu heritage memiliki kualitas yang baik.

Tidak seluruh industri herbal mampu memenuhi standar produksi baru dari Badan POM RI ini karena tingginya standar kualitas yang ditetapkan. Terbukti bahwa kami merupakan salah satu industri herbal di provinsi Banten yang mampu memenuhi syarat-syarat rekomendasi standar CPOTB.

Bahkan produk-produk Jamu Heritage melampaui beberapa syarat minimum yang ditetapkan diantaranya,

  • Syarat Uji Logam Berat
    Badan POM RI menetapkan setiap produk harus melampaui setidak-tidaknya TIGA uji logam berat.
    Sedangkan seluruh produk Jamu Heritage melewati LIMA Syarat Uji Logam Berat.
  • Syarat Uji Bahan Pengawet
    Badan POM RI menetapkan setiap produk harus melampaui setidak-tidaknya TIGA uji bahan pengawet.
    Sedangkan seluruh produk Jamu Heritage melewati LIMA Syarat Uji Bahan Pengawet.
  • Syarat Uji BKO (Bahan Kimia Obat)
    Badan POM RI menetapkan bahwa setiap obat tradisional harus bebas dari bahan kimia obat karena untuk menjaga ke alamian dari obat tradisional tersebut

Selain memenuhi standar produksi yang baik (melalui serangkaian persyaratan tes), seluruh produk Jamu Heritage juga didukung oleh bahan baku yang aman. Ke depannya, Jamu Heritage selalu berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik melalui produk berkualitas bagi konsumen.

 

Metastasis

Apa yang terjadi ketika kanker payudara bermetastasis di paru-paru?

Kanker payudara dapat terjadi metastatis di paru-paru mengacu pada kanker yang awalnya berkembang di dalam jaringan payudara dan telah menyebar ke paru-paru.

Kanker payudara dapat menyebar ke berbagai bagian tubuh. Hal ini disebut metastasis. Yang paling sering terjadi metastatis pada kanker payudara adalah kanker tulang, otak, paru-paru, dan hati.

Apa itu kanker payudara metastatik di paru-paru?

Metastasis adalah istilah yang merujuk pada kanker yang telah menyebar di luar area primer ke tempat berbeda di dalam tubuh. Kanker payudara metastatik di paru-paru mengacu pada kanker yang awalnya berkembang di dalam jaringan payudara tetapi telah menyebar ke paru-paru.

Kanker payudara adalah salah satu kanker paling umum di kalangan wanita. Sekitar 6–10 persen kanker payudara awal yang didiagnosis dokter bersifat metastasis. Jumlah ini tidak termasuk kanker payudara yang berlanjut ke stadium 4 setelah diagnosis awal. Biasanya, ahli kanker menyebut kanker payudara stadium 4 sebagai kanker payudara metastatik.

Beberapa sel kanker payudara metastasis ini dapat mempengaruhi paru-paru. Adalah penting bahwa seorang ahli onkologi mengkonfirmasi bahwa tumor di paru-paru adalah sekunder, artinya mengandung sel-sel kanker payudara. Jika tidak ada sel kanker payudara, tumor tersebut bisa menjadi kanker primer yang baru bertimbul.

Gejala

Orang mungkin tidak mengalami gejala kanker payudara metastasis di paru-paru dengan segera. Gejala yang muncul ketika kanker payudara metastasis di paru-paru meliputi:

  • batuk terus menerus
  • rasa sakit di paru-paru
  • kesulitan bernafas atau sesak napas
  • mengi
  • kelelahan
  • batuk darah
  • kehilangan selera makan
  • penurunan berat badan yang tidak disengaja

Penyebab

Sel-sel kanker terjadi pembelahan dan berkembang biak sehingga tumor primer akan tumbuh lebih besar. Ketika tumor primer sudah tumbuh membesar, maka sel-sel kanker ini dapat memasuki aliran darah atau sistem getah bening untuk melakukan perjalanan ke daerah yang jauh.

Dalam beberapa kasus, sejumlah kecil sel kanker payudara dapat bertahan dari perawatan awal dan tetap tidak aktif dalam tubuh selama beberapa waktu sebelum tumbuh lagi di situs utama atau menyebar ke area lain dari tubuh.

Sel kanker payudara harus mengalami perubahan signifikan untuk bertahan hidup dan tumbuh di paru-paru. Sel-sel ini juga harus berubah untuk menahan serangan dari sistem kekebalan tubuh. Pilihan pengobatan untuk kanker yang baru terbentuk akan tergantung pada bagaimana ia berubah selama metastasis. Sudah lazim bagi kanker untuk bermetastasis ke beberapa tempat sekaligus.

Diagnosa

Mendiagnosis kanker payudara metastatik di paru-paru dimulai dengan pemeriksaan fisik dan tes darah.

Jika penyedia layanan kesehatan mencurigai metastasis paru-paru, mereka kemungkinan akan memesan tes pencitraan, seperti:

  • Rontgen dada
  • CT scan
  • PET scan

Jika seorang dokter menemukan tumor di paru-paru, tugas mereka selanjutnya adalah memastikan bahwa tumor tersebut adalah kanker payudara metastatik dan bukan kanker paru-paru primer. Ini sangat penting bagi orang yang merokok atau sedang merokok.

Prosedur diagnostik lain yang dapat membantu mengkonfirmasi diagnosis kanker payudara metastasis termasuk:

  • menguji sampel lendir
  • bronkoskopi, tempat dokter memasukkan benang kamera yang fleksibel melalui hidung dan ke paru-paru untuk memeriksa struktur pernapasan
  • biopsi jarum paru-paru, tempat dokter mengangkat sampel jaringan paru-paru untuk pengujian lebih lanjut

 

Cara mengurangi risiko metastasis

Setelah seseorang menerima perawatan awal, kanker payudara dapat tertidur di dalam tubuh sebelum menyebar ke area lain. Orang-orang yang telah menerima pengobatan di masa lalu harus memantau diri mereka sendiri untuk tanda-tanda atau gejala yang dapat menunjukkan kambuhnya kanker.

Meskipun tidak ada cara tunggal untuk menghindari kanker payudara metastatik sepenuhnya, ada beberapa perubahan gaya hidup yang dapat membantu mengurangi risiko seseorang.

Orang-orang dapat mengurangi risiko metastasis dengan faktor-faktor berikut:

  • menjalani pemeriksaan kesehatan secara teratur
  • menjalani pemeriksaan kanker payudara secara teratur
  • makan diet seimbang
  • berolahraga secara teratur
  • tidak merokok atau berhenti merokok
  • menghindari asupan alkohol yang berlebihan
  • mempertahankan berat badan yang sehat
  • memantau kadar vitamin D
  • mengurangi stres

Pilihan pengobatan untuk kanker payudara metastatik di paru-paru

Dokter menganggap kanker payudara metastasis sebagai kanker stadium 4. Ini tidak dapat disembuhkan, dan perawatan berfokus pada melemahkan kanker untuk menghentikannya tumbuh saat bekerja untuk meningkatkan kualitas hidup bagi individu.

Perawatan untuk kanker payudara metastatik di paru-paru biasanya melibatkan obat-obatan sistemik, atau seluruh tubuh, yang mengobati kanker di seluruh tubuh, seperti yang berikut:

Kemoterapi. Kemoterapi adalah terapi obat yang menghancurkan semua sel yang tumbuh cepat dalam tubuh, baik kanker maupun sehat.

Terapi hormonal. Terapi hormon adalah pengobatan kanker yang mengontrol pertumbuhan sel kanker dengan menurunkan kadar hormon tertentu yang dibutuhkan kanker untuk tumbuh. Kanker payudara reseptor-positif hormon merespon dengan baik terhadap perawatan ini.

Terapi yang ditargetkan. Bentuk pengobatan kanker ini mencoba untuk mengobati kanker dengan lebih presisi daripada kemoterapi. Perawatan ini menargetkan reseptor, protein, atau molekul spesifik pada sel kanker yang memudahkan sistem kekebalan tubuh untuk mengidentifikasi dan menghancurkan sel kanker atau mengurangi pertumbuhannya.

Radiasi. Dalam kasus kanker payudara metastasis, dokter sering menggunakan terapi radiasi untuk mengurangi gejala dan mengendalikan pertumbuhan kanker. Terapi radiasi dapat membantu mengurangi rasa sakit dan menurunkan risiko patah tulang yang melemah akibat kanker.

Komplikasi

Kanker payudara metastatik di paru-paru dapat menyebabkan komplikasi kesehatan lainnya yang berdampak pada kesehatan dan kesejahteraan seseorang secara keseluruhan.

Cairan di paru

Sel kanker payudara dapat terbentuk di daerah antara bagian luar paru-paru, juga dikenal sebagai ruang pleura. Ini dapat menyebabkan penumpukan cairan berlebih, suatu kondisi yang dikenal sebagai efusi pleura ganas.

Efusi pleura ganas dapat memperburuk beberapa gejala kanker di paru-paru, termasuk:

  • batuk yang memburuk
  • sesak napas atau mengi
  • rasa sakit di dada

Dokter mengobati efusi pleura ganas dengan mengeringkan kelebihan cairan atau dengan melakukan prosedur yang dikenal sebagai pleurodesis. Ini melibatkan penutupan ruang antara paru-paru dan dinding dada, yang mencegah cairan menumpuk di antara dua lapisan.

Toksisitas karena perawatan

Perawatan kanker dapat menyebabkan efek samping yang signifikan yang memengaruhi kesehatan dan kualitas hidup seseorang secara keseluruhan. Kemoterapi dan perawatan kanker sistemik lainnya dapat menyebabkan berbagai gejala, seperti:

  • fungsi sistem kekebalan yang lebih rendah
  • infeksi
  • kelelahan
  • kehilangan selera makan
  • mual
  • muntah
  • sembelit

Dampak psikologis

Menerima diagnosis kanker stadium 4 dapat mmberikan dampak psikologis yang berkepanjangan. Orang dapat mengalami depresi, kecemasan, dan stres akibat kondisi mereka.

Orang yang berjuang dengan gejala psikologis negatif mungkin ingin mempertimbangkan bergabung dengan kelompok pendukung atau mencari konseling profesional untuk membantu mereka mengatasi situasi mereka. Menjangkau teman atau orang yang dicintai dapat membuat perbedaan yang signifikan.

 

Bagaimana Mencegah Kanker Usus _

Berbagai Upaya untuk Mencegah Kanker Usus Besar. Apa Saja ?

Kanker usus besar adalah salah satu jenis kanker yang menjadi penyebab kematian baik pada laki-laki maupun perempuan di dunia. Bila diabaikan, harapan hidup untuk pasien kanker usus besar stadium lanjut pada lima tahun kedepan sangat kecil kemungkinannya. Sebagian kasus kanker usus besar baru bahkan sudah ditemukan pada usia muda.

Namun, penyakit ini masih dapat dicegah dengan cara-cara yang sederhana. Upaya pencegahan ini sangat berkaitan dengan merubah gaya hidup dan pola makan. genetik memang menjadi salah satu faktor risiko dari kanker usus besar. Akan tetapi faktor risiko utama dari kanker usus besar adalah gaya hidup dan makanan. contoh asupan yang sudah terbukti berkaitan dengan risiko kanker usus besar adalah konsumsi daging merah dan daging olahan yang tinggi serta kurang asupan sayur dan buah.

Berdasarkan temuan ini, mengungkapkan bahwa merubah gaya hidup dan asupan gizi sehari-hari yang sederhana dapat mencegah dan menekan risiko kanker usus besar. Berikut ini adalah beberapa dari perubahan gaya hidup yang dianjurkan.

  1. Batasi daging merah, perbanyak sayur dan buah

Sesuai dengan tren sekarang ini, banyak orang yang lebih memilih  makan daging merah, daging yang diawetkan, kalengan dan yang diasap dibandingkan dengan makan sayuran atau buah-buahan karena mereka menilai sayur buah-buahan memiliki karbohidrat yang cukup tinggi. justru tren tersebut sangat menyesatkan dan dapat merugikan kesehatan masyarakat. Untuk mengendalikan risiko kanker usus besar, konsumsi daging merah sebaiknya dibatasi. Sebaliknya, konsumsi sayur dan buah sebaiknya ditingkatkan sesuai anjuran.

  1. Kendalikan berat badan dan gaya hidup

Hal lain yang tak kalah penting untuk dikendalikan adalah berat badan berlebih karena kegemukan merupakan salah satu faktor risiko kanker usus besar. Terkait pencegahan kanker usus besar, sebaiknya juga menghindari minuman beralkohol.

  1. Kenali faktor risiko, gejala dan pengobatan dini

Kanker usus besar yang baru ditangani pada stadium lanjut memang hanya memiliki harapan hidup lima tahun cukup kecil. Akan tetapi, apabila kanker usus besar yang ditangani secara medis sejak stadium awal memiliki harapan hidup yang jauh lebih besar. Bila tertangani sejak stadium awal, pasien kanker usus besar memiliki harapan hidup lima tahun sebesar 92 persen.

  1. Perhatikan Tingkat Kematangan dalam Memasak Daging

Cara memasak daging bisa menjadi penyebab mengapa daging merah dikaitkan dengan kanker usus besar. Memasak (seperti menggoreng, memanggang, atau membakar) daging pada suhu tinggi –bahkan sampai daging hangus- dapat menyebabkan interaksi antara kreatinin otot dengan asam amino. Akibatnya, sejumlah senyawa nitrosamine yang bersifat karsinogenik (senyawa penyebab kanker) terbentuk.

Karena tak bergejala di awal, salah satu cara untuk menemukan kanker usus besar dalam stadium dini adalah dengan melakukan pemeriksaan skrining secara rutin. Pemeriksaan skrining sangat disarankan bagi orang-orang dengan faktor risiko kanker usus besar yang tinggi. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk mengenali faktor-faktor risiko kanker usus besar yang dimiliki diri sendiri.

Semakin lanjut, kanker usus besar akan menyebabkan timbulnya beberapa gejala di mana salah satunya adalah adanya perubahan pola defekasi. Kondisi ini dapat dilihat dari mudahnya seseorang mengalami diare atau sembelit secara bergantian. Gejala lain yang mungkin dialami adalah sakit perut berulang, buang air besar berdarah, berat badan turun, pucat tanpa sebab yang jelas hingga terdapat benjolan pada perut ketika diraba. Pemeriksaan kolonoskopi dan dilanjutkan dengan biopsi merupakan metode utama untuk menemukan kanker usus ini pada usus Anda.

Selain itu pencegahan kanker usus besar juga bisa menggunakan obat herbal jamu heritage yaitu Curcatrol. Curcatrol terdiri dari beberapa komponen yang dipercaya secara turun temurun dapat mencegah kanker sehingga curcatrol bukanlah obat herbal yang hanya terdiri dari herbal tunggal dan obat herbal curcatrol tidak memiliki efek samping. disamping itu ada juga obat herbal yang dapat membantu yaitu Curmeric sebagai antioksidan dan anti radang sehingga membuat sel kanker tidak berkembang.

 

Jamu Heritage

Pasien Kanker Nasofaring Harus Hindari Makan Makanan Ini

Jamuheritage artikel

Pada sebuah survei dan penelitian terbaru menunjukkan bahwa setidaknya lima dari 100.000 orang di Indonesia menderita penyakit kanker nasofaring. Kanker nasofaring menempati urutan keempat dalam lima kelompok tumor ganas yang umum ditemukan di Indonesia, bersama dengan kanker payudara, leher rahim, paru-paru dan kulit. Kanker nasofaring yang paling umum ditemukan di Indonesia adalah kanker tenggorokan dan kanker kepala-leher.

Spesialis THT di Rumah Sakit Meilia Cibubur yaitu dr. Selfiyanti Bimantara, SpTHT-KL, mengsketsakan kanker nasofaring adalah jenis kanker yang tumbuh di nasofaring (di belakang rongga hidung, di belakang langit-langit). Kanker cukup berbahaya karena kanker ini sulit dideteksi pada tahap awal karena gejalanya menyerupai penyakit lain.

Ini adalah makanan yang harus dihindari oleh pasien Nasofaring:

  1. Jangan mengkonsumsi minuman beralkohol

Bagi penderita kanker nasofaring, alkohol adalah zat yang harus dihindari dalam tubuh, mengonsumsi alkohol dapat menyebabkan iritasi pada mulut, kerongkongan dan lambung, membahayakan tubuh pasien dan memengaruhi efektivitas pengobatan.

  1. Jangan mengonsumsi makanan beryodium tinggi

Pasien kanker nasofaring harus mengurangi konsumsi udang, kepiting, rumput laut dan jenis makanan tinggi-yodium lainnya, karena yodium larut dalam jaringan lunak yang mengarah pada ulserasi tumor, yang memengaruhi perawatan pasien.

  1. Jangan mengonsumsi makanan pedas

Dalam makanan sehari-hari, pasien kanker nasofaring harus menghindari bawang, jahe, cabai, lada, kayu manis, dan makanan pedas lainnya, karena jenis makanan ini dapat menyebabkan panas pada pembuluh darah tubuh, mengakibatkan kekambuhan atau penyebaran.

  1. Jangan mengkonsumsi makanan yang diawetkan

Jangan mengkonsumsi makanan yang diawetkan, seperti daging, acar, ikan asin, dan makanan yang mengandung nitrosamin dan karsinogen lainnya. Dalam penelitian tersebut ditemukan, kanker nasofaring berkaitan erat dengan mengonsumsi banyak makanan yang diawetkan. Selain itu, makanan jenis ini dapat memperparah kondisi penyakit pasien.

Jika Anda ingin mendapatkan hasil pengobatan yang efektif, pasien kanker nasofaring harus memperhatikan diet dengan baik, mengurangi konsumsi jenis makanan di atas, sehingga dapat mengurangi tingkat kerusakan pada tubuh pasien.

10 kunci sukses ubah gaya hidup

10 Kunci Gaya Hidup yang Lebih Sehat di 2019

Tidur lebih cukup dan berolahraga dan diimbangi dengan sedikit lebih banyak buah dan sayuran adalah awal yang sangat baik untuk kesehatan yang lebih baik.

Tahun baru membawa janji dan harapan baru. Salah satunya adalah keinginan untuk memperbaiki diri kita sendiri. Dalam banyak hal, setiap tahun baru adalah sebuaha awal yang baru dan kesempatan baru untuk menghentikan pola lama dan mengubah kebiasaan yang tidak sehat.

Jika bulan Januari memberi Anda keinginan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan Anda, Anda telah datang ke tempat yang tepat. Gunakanlah motivasi itu dan segeralah membuat perubahan yang kuat dan tahan lama yang dapat meningkatkan kesehatan mental dan fisik Anda.

Berikut ini adalah 10 kunci untuk menumbuhkan gaya hidup sehat untuk 2019 dan seterusnya:

  1. Menyingkirkan Resolusi.

Mengapa resolusi harus disingkirkan ? Masalah dengan resolusi adalah bahwa kita sering tidak menindaklanjuti, melakukan dan berhasil dengannya, karena resolusi lebih seperti janji sementara. Anda tidak pernah benar-benar merubah dan mengatur gaya hidup Anda dengan cara yang mendukung kesehatan. Keberhasilan yang langgeng datang ketika Anda menciptakan kebiasaan yang mendukung perubahan yang ingin Anda lihat dalam hidup Anda. Ini berarti anda tidak menyerah ketika Anda mengalami terpeleset dan tetap bertahan dengan itu bahkan selama masa-masa sulit dan menegangkan.

Tahun 2019 ini lebih baik menggunakan momentum Tahun Baru untuk memupuk kebiasaan sehat yang dapat Anda pertahankan seumur hidup. Membangun kebiasaan yang konsisten dan sehat adalah kunci menuju kesejahteraan seumur hidup. Lagipula, apa yang kita lakukan setiap hari lebih penting daripada apa yang kita lakukan sesekali.

  1. Identifikasi perilaku apa saya yang perlu Anda perkuat untuk kesehatan jangka panjang.

Kita semua tahu bahwa kita perlu makan dengan benar, berolahraga, banyak tidur dan minum banyak air agar sehat. Banyak yang berpikir bahwa kita sudah melakukan perilaku yang layak untuk menjadi sehat. Namun, sebenarnya kebanyakan dari kita belum layak dikatakan sehat. Salah satu studi menemukan bahwa sangat sedikit orang dewasa (hanya 3 persen) yang benar-benar memenuhi semua kriteria gaya hidup sehat. Para peneliti melihat empat kunci menuju kesehatan, termasuk:

  • Tidak merokok.
  • Mempertahankan berat badan yang sehat atau berhasil menurunkan berat badan.
  • Makan setidaknya lima porsi buah dan sayuran setiap hari.
  • Berolahraga 30 menit atau lebih, lima kali seminggu.

Hanya sedikit dari kita yang benar-benar melakukan semua ini. Dan meskipun ini penting, kesehatannya lebih baik daripada memeriksa kotak-kotak itu. Hal ini juga tentang memiliki sikap positif, citra diri yang positif, menjaga kesehatan mental Anda dan menghabiskan waktu yang tepat bersama teman dan keluarga. Jadi, sebelum Anda membuat komitmen untuk memulai “Anda” yang lebih sehat di Tahun Baru, putuskan bagian mana yang ingin Anda perkuat. Mulailah dengan satu atau dua area teratas Anda dan kerjakan daftar Anda.

  1. Ketahui apa yang cocok untuk Anda.

Kemampuan Anda untuk mempertahankan gaya hidup sehat anda akan tergantung pada strategi yang sesuai dengan kepribadian Anda. Luangkan waktu sejenak untuk merenungkan saat Anda berhasil dan saat Anda berjuang. Keadaan apa yang paling membantu Anda dan mendorong Anda untuk melakukan yang terbaik?

Situasi apa yang menurut Anda mengganggu? Apa yang membuat Anda tidak bertahan dengan tujuan Anda? Apa pun tujuan Anda, sebelum Anda dapat mengubah gaya hidup Anda, Anda harus tahu dari mana Anda memulai dan memahami alasan Anda untuk melakukan perubahan. Ketahui apa yang berhasil untuk Anda dan apa yang tidak. Karena dengan itu anda akan lebih mudah melakukan perubahan untuk menjadi lebih sehat.

  1. Evaluasi dan ubah kebiasaan tidak sehat.

Hal-hal yang kita lakukan secara teratur, mulai dari menyikat gigi hingga makanan ringan yang kita raih, sering menjadi kebiasaan kita. Langkah pertama untuk mengubah perilaku apa pun adalah mengevaluasi kebiasaan kita saat ini.

Apabila Anda terbiasa berolahraga setiap pagi, itu bagus. Namun, Jika Anda juga terbiasa membeli sekantong keripik dan soda setiap sore, itu tidak benar. Anda perlu mencari cara untuk mengacaukan pola kebiasaan tidak sehat dan membangun pola baru, sambil melanjutkan kebiasaan sehat Anda. Mulailah membuat perubahan kecil setiap hari. Kemas camilan sehat untuk dibawa bekerja. Bawalah botol air isi ulang bersamamu agar Anda tetap terhidrasi sepanjang hari.

  1. Buat perubahan kecil dan kuat.

Jangan mencoba untuk langsung membuat perubahan besar, hidup menyapu sekaligus. Itu bisa membuat Anda merasa kewalahan dan tergoda untuk menyerah sama sekali. Mulailah dari yang kecil dan kuat. Jika Anda mencoba untuk terbiasa berolahraga lebih sering tetapi tidak sehat dan terintimidasi oleh gagasan olahraga, mulailah dengan melakukan latihan yang paling mudah dan paling tidak merepotkan yang dapat Anda lakukan. Cobalah berjalan di sekitar rumah selama 10 menit ketika Anda pulang dari kantor. Atau bahkan hanya melakukan latihan selama lima menit di ruang tamu Anda.

Apa pun itu, mulailah melakukannya setiap hari. Setelah terasa seperti bagian normal dalam hidup Anda, sehingga Anda dapat meningkatkannya secara bertahap. Jika Anda mengalami kemunduran, jangan menyalahkan diri sendiri; kembali saja melakukan apa yang Anda lakukan. Tujuannya untuk menciptakan kebiasaan yang terasa mudah dicapai.

  1. Bangun kehidupan yang memadukan pekerjaan dan kesenangan.

Banyak pengusaha sukses mengklaim bahwa keseimbangan kerja dan kehidupan adalah sebuah mitos belaka. Konsep menemukan keseimbangan sering memaksa kita untuk membuat konsesi. kita merasa seperti berada dalam tindakan naik turun yang besar, dan kita merasa pusing dengan kewajiban dan stres. Alih-alih, memahami fakta bahwa pekerjaan dan kehidupan sering tidak sejalan. Semakin banyak, perusahaan memahami bahwa kita perlu mengatasi masalah kehidupan saat bekerja dan bahwa kita membutuhkan fleksibilitas dalam jadwal kerja kita.

Intinya adalah, daripada anda berfokus pada batas-batas di mana kehidupan kerja Anda berakhir dan kehidupan pribadi dimulai, carilah cara untuk memadukan unsur-unsur kehidupan Anda. Fokus pada membuat pilihan yang konsisten, sehat, dan positif yang mencerminkan nilai-nilai, tanggung jawab, dan tujuan Anda di semua aspek kehidupan.

  1. Makan makanan yang sehat.

Pepatah tua mengatakan, Anda adalah apa yang Anda makan. Makanan dan camilan yang kita konsumsi akan berdampak langsung pada kesehatan kita. Jika anda mengonsumsi makanan dan camilan yang sehat bukan berarti Anda harus berhenti berolahraga karena anda sudah sehat. Olahraga teratur akan membuat metabolisme Anda meningkat dan membantu Anda membakar lemak. Jika Anda melakukan diet yang buruk. Pola makan yang buruk dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang mengerikan, seperti obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung dan stroke, dan masalah ini semakin terlihat pada orang-orang diusia muda.

Jika Anda memiliki berat badan yang sehat, tetap pastikan Anda makan makanan bergizi karena hal itu sangat penting untuk kesehatan jangka panjang Anda. Seperti mengurangi gula, meningkatkan asupan sayuran dan buah-buahan, dan menghindari makanan “konvensional” yang diproses. Anda tidak harus melepaskan semua hal yang lezat dan menggemukkan, tetapi berlatihlah mengontrol porsi yang cukup.

  1. Dapatkan kualitas tidur yang cukup.

Terkadang kita mengabaikan pentingnya tidur yang cukup. Apabila, jika kita sudah makan dengan benar, rajin berolahraga, dan menghindari kebiasaan buruk seperti merokok, apakah benar-benar penting jika kita mendapatkan tidur yang direkomendasikan 8 jam semalam? Tentu saja! Tidur merupakan peran penting dalam kesehatan dan kesejahteraan untuk hidup kita.

Mendapatkan tidur yang berkualitas akan cukup baik dalam kesehatan mental dan fisik kita. Tidur adalah kunci fungsi otak, hal itu memengaruhi seberapa baik Anda belajar, bekerja, berpikir, bereaksi, dan bergaul dengan orang lain. Kekurangan tidur yang terus-menerus meningkatkan risiko Anda untuk masalah kesehatan kronis. Pada siang hari, tubuh Anda dirusak oleh lingkungan Anda dan tugas-tugas yang Anda lakukan. Tidur memulihkan Anda. Pastikan Anda menjadikan tidur yang cukup sebagai landasan gaya hidup sehat Anda yang baru.

  1. Kelola stres.

Dunia kita sekarang ini menuntut kita untuk hidup dalam lingkungan yang sangat aktif dan bertekanan. Aktivitas dalam hidup kita terjadi begitu cepat sehingga seringkali sulit untuk mengikutinya.

Hal ini menyebabkan stres menumpuk. Penting bagi kita untuk membedakan antara hal-hal yang berada dalam kendali kita dan hal-hal yang tidak bisa kita kendalikan. Misalnya, mendapatkan ban kempes adalah hal di luar kendali Anda, tetapi mendapatkan hasil buruk untuk pekerjaan biasa-biasa saja berada dalam kendali Anda.

Anda dapat mengurangi dan mengelola stres Anda dengan mengendalikan hal-hal yang dapat Anda kontrol. Dengan cara ini, ketika peristiwa stres yang tak terduga terjadi, Anda akan cukup rileks untuk fokus pada mereka dan menyelesaikan masalah tersebut tanpa menjadi kewalahan. Anda juga dapat melakukan terapi relaksasi seperti meditasi dan bernapas dalam-dalam untuk membantu Anda mengelola perasaan stres.

  1. Perlahan dan renungkan saat ini.

Banyak dari kita yang begitu fokus pada pekerjaan dan tugas sehari-hari sehingga kita lupa menikmati momen yang kita alami.

Berhentilah sepanjang hari dan hargai keindahan dunia di sekitar Anda, suara tawa, bagaimana matahari terasa di wajah Anda, bagaimana perasaan kaki Anda saat berjalan. Luangkan waktu untuk menikmati setiap bagian dari hari Anda, dan kemudian mundur dan nikmati proses yang menjadi bagian Anda.

Dunia bisnis yang sistematis dan membutuhkan inovasi dan analisis terus-menerus lalu berfokus pada produk akhir. Belajarlah untuk menikmati setiap langkah dari proses ini. Melakukan hal itu akan berkontribusi pada kesuksesan keseluruhan produk Anda, dan akan membuat hasil akhir jauh lebih menyenangkan.

Bahaya Liver

Ketahuilah Kebiasaan yang Dapat Merusak Organ Hati, Nomor 1 Bikin Kaget !

Hati memiliki peran cukup penting di dalam tubuh. Melindungi kesehatan hati adalah hal yang penting dan harus diutamakan. Fungsi-fungsi hati diantaranya dapat membantu dalam pencernaan, menjaga metabolism tubuh, produksi enzim esensial dan yang paling utama ialah mengeluarkan racun.

Beberapa ilmuwan menyakini bahwa hati sama berharga dengan otak dan jantung karena ia melakukan tugas vital di tubuh. Dari beberapa kebiasaan sepele ini sebaiknya segera dihentikan dan dirubah karena bisa merusak organ hati Anda.

  1. Kurang tidur

Pada sekarang ini, banyak kawula muda memiliki kebiasaan kurang tidur, hal ini dipicu dari kebiasaan bekerja dan melakuan begadang hingga larut malam. Kebiasaan ini adalah pemicu yang bisa merusak liver atau hati. Jika terlambat tidur atau kekurangan jam tidur, maka akan mempengaruhi proses regenerasi (termasuk hati) di malam hari.

Pada saat tidur tubuh mulai beristirahat, namun hati mengeluarkan toksin secara efektif dan melindungi kesehatan seluruh tubuh, namun karena kebiasaan tidak tidur tepat waktu akan memaksa hati bekerja dan tidak mengerjakan tugas untuk mengeluarkan racun.

  1. Menahan Buang air

Dr Daniel Paradis dari European Liver Diseases Association mengatakan bahwa racun dalam tubuh dilepaskan ke dalam urin dan tinja. Setelah tidur nyenyak, “kotoran” yang terkumpul di dalam tubuh harus dibuang keluar, kebiasaan menahan buang air besar atau kecil bisa menjadi racun yang tersimpan dalam tubuh dan menyebabkan toksisitas hati. Jadi sebaiknya kebiasaan menahan buang air sudah harus dihentikan dari sekarang.

  1. Melewatkan sarapan

Sarapan pagi tidak hanya sebagai untuk menghilangkan rasa lapar dipagi hari, namun sangat penting bagi tubuh. Sarapan pagi dapat membantu melindungi hati dan menetralisir asam di perut. Saat anda melewatkan sarapan maka organ hati akan terpengaruh bahkan bisa memicu kerusakan organ tersebut.

  1. Minum Obat Kimia terlalu banyak

Menurut Dr Kenneth Simpson dari Royal Edinburgh Hospital di Inggris, mengatakan bahwa antibiotik, obat penghilang rasa sakit, obat antipiretik dan anti-inflamasi berpotensi menyebabkan tingkat kegagalan hati yang tinggi. Untuk itulah, saat Anda juga perlu berhati-hati saat minum obat, Anda harus mengikuti petunjuk dari dokter.

  1. Minum banyak Alkohol

Penelitian tentang penyakit hati menemukan bahwa minum alcohol dapat  mengurangi kemampuan hati untuk menyaring racun yang tidak dibutuhkan oleh tubuh, sehingga minuman beralkohol dapat mempengaruhi hati dan memicu kerusakan organ penting tersebut.

  1. Makan Makanan yang Digoreng terlalu banyak

Tak hanya makanan olahan, makanan yang digoreng juga melemahkan hati. Menurut Dr. Drew Oden, akumulasi asam lemak jenuh dan lemak menyebabkan hati menjadi gemuk. Selain itu, minyak goreng yang tidak sehat meningkatkan risiko penyakit hati dan penyakit jantung.

itulah beberapa kebiasaan yang sering kita lakukan yang ternyata bisa merusak organ hati, Sebaiknya mulai sekarang anda memperhatikan kebiasaan tersebut dan hentikan sedini mungkin sebelum kerusakan hati terjadi.

untuk mencegah organ hati dari kerusakan juga bisa dibantu dengan meminum obat herbal Curhepar, Curhepar terdiri dari komponen herbal yang diformulasikan untuk menjaga kesehatan organ hati dan membantu menghindari organ hati dari kerusakan diakibatkan kebiasaan-kebiasaan sehari-hari.

 

Salam Sehat ! Jamu Heritage !

Obesitas

Mengapa Obesitas Berbahaya? Apakah Hubungannya Dengan Kanker?

Obesitas saat ini menjadi bahaya yang cukup mengancam kesehatan masyarakat karena meningkatnya penderita obesitas. Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, penduduk berusia lebih dari 18 tahun yang mengalami obesitas meningkat dari 14,8 persen menjadi 21,8 persen. Menteri Kesehatan RI, Nila F Moeloek, mengatakan pola hidup masyarakat yang tidak sehat menyebabkan angka obesitas kian naik.

“Memang kita kayaknya gaya hidup kita nggak bener. Kesehatan itu kompleks, jangan menganggap masalah kesehatan itu sampingan,” tutur Menteri Kesehatan Nila F Moeloek. Obesitas menjadi salah satu faktor awal dari berbagai penyakit tidak menular seperti diabetes, stroke, penyakit jantung, hipertensi, gagal ginjal dan kanker. Salah satu penyebab obesitas yang cukup dominan adalah kurangnya aktivitas fisik yang dilakukan oleh masyarakat.

“Data dari Riskesdas menunjukkan bahwa kurang lebih 33 persen penduduk kita itu aktivitas fisiknya kurang. Jadi aktivitas fisik bukan cuma olahraga, misalnya petani ke sawah nyangkul ya itu termasuk. Naik turun tangga juga termasuk,” kata Direktur Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Dr Siswanto, saat ditemui di kesempatan yang sama.

Mengubah perilaku dan kebiasaan masyarakat menjadi lebih baik dan aktif merupakan bukan perkara mudah. selain itu makanan seperti fast food, gorengan, dan makanan lainnya yang berkalori tinggi menjadi sebab juga dari obesitas. Menkes Nila menambahkan, diperlukan kesadaran dari diri sendiri agar terhindar dari berbagai penyakit yang dapat beresiko kematian. “Perilaku hidup sehat di masyarakat perlu ditingkatkan. Kita harus menyadari bahwa tantangan di depan kita semakin berat, semakin luas, dan semakin kompleks,” tutupnya.

Sudah banyak studi menemukan adanya kaitan erat antara obesitas dengan risiko kanker. Peneliti bahkan pernah menyebut kalau orang yang obesitas lebih berisiko untuk terserang 13 jenis kanker daripada populasi umumnya. Menurut peneliti dari Trinity College Dublin ini ada kaitannya dengan kerja sel alami tubuh yang bertanggung jawab membunuh kanker.

Dalam studi terbaru yang dipublikasi di jurnal Nature Immunology, peneliti menemukan bahwa kerja sel pembunuh kanker dapat terganggu oleh lemak. Ketika tubuh menimbun banyak lemak sel-sel pembunuh kanker jadi kesulitan karena jalannya terhambat oleh lemak.

“Studi ini menunjukkan bahwa molekul lemak bisa mencegah sel imun menempatkan dirinya untuk membunuh tumor. Dengan studi ini juga muncul wilayah baru untuk diinvestigasi,” kata Dr Leo Carlin dari Cancer Research UK Beatson Institute, seperti dikutip dari BBC, Selasa (13/11/2018).

Namun tetap jalan terbaik untuk menghindari kanker adalah dengan diet, pola makan yang baik dan olahraga membuang lemak ekstra di tubuh.

Kanker Sarcoma

Mengetahui Jenis Kanker Sarkoma. Apa itu kanker sarcoma? Dan Apa Saja Penyebabnya?

Kanker sarcoma adalah sebuah kanker yang agak asing terdengar, padahal sebenarnya kanker sarcoma ini termasuk kanker yang berbahaya. Konsultan Senior Onkologi Medis Parkway Cancer Centre (PCC) dr. Richard Quek menjelaskan Sarkoma merupakan jenis kanker yang berkembang di jaringan ikat, seperti otot, lemak, tulang, tulang rawan, dan pembuluh darah.

Kanker ini bisa muncul di bagian tubuh mana pun, serta memiliki gejala yang tampaknya tidak berbahaya dan sulit dibedakan dari penyakit-penyakit ringan.  “Sarkoma ini jenis kanker. Bukan berarti ada jinak atau ganas. Tetapi memang sudah termasuk kanker dengan berbagai tingkatan level atau stadium,” papar dr. Richard.

Termasuk salah satu kanker berbahaya, kanker sarcoma tidak memiliki gejala-gejala yang akan dialami oleh penderita kanker sarcoma. Sehingga agak sulit untuk terdeteksi dan terlihat atau bahkan kadang seperti merasakan sakit biasa. Hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab berkembangnya sel kanker jaringan lunak ini.

Namun, faktor yang meningkatkan risiko terkena sarkoma diantaranya adalah riwayat sarkoma di keluarga, memiliki penyakit kelainan tulang, kelainan genetik seperti neurofibromatosis, sindrom Gardner, retinoblastoma, atau sindrom Li-Fraumeni, dan juga terpapar radiasi.

Studi dari Belgia juga mengungkapkan 47 persen pasien  sarkoma jaringan lunak membiarkan gejalanya selama sekitar empat bulan sebelum menemui dokter. Setelah itu, pasien umumnya berkonsultasi ke dokter umum, yang kemungkinan besar hanya menghadapi satu atau dua kasus sarkoma sepanjang karier mereka.

Gejala

Gejala sarkoma yang timbul dapat berbeda-beda, tergantung dari mana sarkoma tersebut berasal. Sarkoma jaringan lunak yang muncul di lengan atau kaki, memiliki gejala paling umum seperti munculnya benjolan besar tanpa rasa sakit.

Sedangkan, sarkoma yang tumbuh di tulang tangan atau kaki, pasien umumnya mengeluhkan nyeri tulang, serta sakit di sekitar area tulang yang terdampak ketika beristirahat atau tidur malam. Beberapa pasien bahkan mungkin mengalami retak tulang.

Gejala-gejala lainnya meliputi ruam gelap pada angiosarcoma atau kanker pembuluh darah, batuk dan sesak napas jika sarkoma berkembang di area dada, serta kembung dan mudah merasa kenyang jika sarkoma tumbuh di bagian perut.

Jika menemui gejala ini, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan.

“Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyadari kondisi tubuh sendiri. Kemudian, tanyakan pada dokter umum apakah Anda perlu menemui dokter spesialis atau menjalani tes lebih lanjut, seperti MRI atau CT scan, jika gejala tidak hilang setelah pengobatan rutin,” kata Quek.

Menurut Quek, kanker sarkoma yang dideteksi dini saat sel masih berada di satu lokasi, tingkat kelangsungan hidup akan jauh lebih tinggi dibandingkan jika didiagnosis pada tahap akhir.

cara menghilangkan formalin pada makanan

Cara Menghilangkan Formalin pada Mie, Tahu dan Ikan

Formalin adalah bahan kimia berbahaya yang kerap dicampurkan ke makanan oleh pedagang curang. Sebagai konsumen kita pun jadi waswas, takut bila tanpa sengaja membeli makanan berformalin dan meracuni diri dan keluarga sendiri. HENY BUDI UTARI, PhD menyarankan sebaiknya kadar formalin pada makanannya harus di hilangkan dahulu sebelum dimasak. Berikut ini adalah cara untuk menghilangkan kadar formalin dari makanan:

  1. Ikan Asin

Ikan asin yang berformalin perlu direndam selama 60 menit agar formalinnya terlepas dari ikan dan terlarut ke air rendamannya. Level formalin akan berkurang sebanyak 61.25% bila ikan asin direndam dalam air biasa. Sebaiknya, perendaman ikan asin dilakukan di air garam karena dapat menghilangkan level formalin hingga 89.5%.

  1. Tahu

Tahu yang berformalin pun bisa dinetralkan dengan cara yang mudah. Cara terbaik adalah dengan merebusnya sampai mendidih kemudian menggorengnya. Teknik ini terbukti dapat menghilangkan hampir semua kandungan formalin di dalam tahu tersebut. Cara lain juga bisa dilakukan dengan mengukusnya atau merendamnya di air panas. Namun, kedua cara ini hanya dapat mengurangi kandungan formalinnya, bukan menghilangkannya secara total.

  1. Mie Basah

Untuk mie basah, caranya lebih mudah lagi. Cukup rendam saja mie dalam air panas selama 30 menit. Tapi lebih baik apabila merendam mie dalam air panas selama 45 menit untuk memastikan formalin benar-benar terbuang. Teknik sederhana ini terbukti dapat menghilangkan kandungan formalinnya hingga 100%. Jangan lupa, cuci kembali mie dengan air biasa setelah perendaman untuk memastikan tidak ada sisa formalin yang masih menempel.

  1. Ikan Segar

Ikan segar yang diberi formalin juga bisa dinetralkan kembali sehingga aman untuk dikonsumsi. Campurkan cuka ke dalam air hingga konsentrasinya mencapai 5%. Kemudian, rendam ikan di larutan tersebut selama 15 menit.

 

Copyrights © 2017 Jamu Heritage. All Rights Reserved.