Monthly Archives: April 2018

Puasa

Tips Mempersiapkan Tubuh Agar Tetap Sehat Saat Bulan Puasa

30 April 2018

Sebentar lagi kita akan memasuki puasa 2018. Apakah anda sudah mempersiapkan diri untuk menyambut Ramadan 2018 ? Agar puasa tahun dapat tetap sehat dan  lebih maksimal, ada baiknya untuk membuat persiapan yang lebih matang. Saat tubuh sudah dipersiapkan dengan lebih baik, puasa akan terasa lebih nyaman dan melakukan berbagai ibadah pun jadi bisa lebih tenang, Ini beberapa tips sederhana agar puasa bisa lancar.

  1. Melatih diri untuk puasa

Kita bisa mulai membiasakan diri untuk puasa dengan latihan. Contohnya dengan melakukan puasa sunnah Senin-Kamis. Selain bisa nambah pahala, dengan cara ini tubuh akan mudah beradaptasi saat sedang berpuasa selama satu bulan penuh.

  1. Pastikan menu Anda seimbang saat sahur dan berbuka

Selain mengandung karbohidrat dan lemak, juga harus kaya serat, protein, vitamin, dan mineral. Pilih makanan yang bertahan lama di dalam lambung, seperti oatmeal, roti gandum dan sayuran berserat, sehingga rasa kenyang akan bertahan lebih lama.

  1. Kurangi kebiasaan ngemil

Menjaga pola makan yg sebelumnya seperti suka ngemil dan berubah menjadi puasa akan terasa sulit, maka dari itu cobalah kurangi kebiasaan ngemil agar terbiasa untuk menahan godaan ngemil. Dengan cara lebih mengontrol diri untuk tidak ngemil dan menjaga pola makan yang baik.

  1. Hindari minuman yang merangsang asam lambung

Untuk anda yang sering minum minuman bersoda atau minuman ringan, sebaiknya hati-hati karena minuman jenis ini dapat memicu gas berlebih dalam perut. Hal ini dikarenakan minuman ini mengandung fruktosa yang sulit dicerna. Selain itu konsumsi kopi juga sebaiknya dikurangi karena beberapa jenis kopi mengandung asam yang cukup tinggi.

  1. Perbanyak minum air putih dan konsumsi buah serta sayur

Puasa bisa membuat tubuh sehat bila dilakukan dengan benar. Untuk menambah manfaat puasa untuk kesehatan, kita juga perlu memastikan apa yang kita konsumsi sehat dan bernutrisi. Coba deh dari sekarang perbanyak minum air putih dan perbanyak konsumsi buah dan sayur sehat. Dengan cara ini, tubuh bisa lebih fit dan siap untuk puasa.

  1. Minum herbal

Jamu alami seperti Curgastrik dapat membantu mengatasi serta menghindari permasalahan lambung karena dapat membantu menciptakan lapisan di sepanjang esofagus, yang pada dasarnya dapat melindungi dari kenaikan asam di lambung dan dapat mengganggu kesehatan perut kita. Selain curgastrik, ada juga Curandro yg di formulasikan untuk kesehatan tubuh dan daya tahan tubuh sehingga lebih siap untuk menjalani puasa dengan lancar dan hikmat.

  1. Mulai biasakan bangun lebih pagi

Biar sahur selama puasa 2018 nanti bisa lancar, saatnya untuk mulai membiasakan diri bangun lebih pagi. Atur kembali jam tidur. Meski mungkin awalnya terasa berat, tapi kalau sudah bisa mulai dibiasakan dari sekarang, nanti ketika masuk bulan Ramadan pastinya akan terasa lebih mudah.

beberapa tips yang bisa anda lakukan dari sekarang untuk menyambut bulan Ramadan. Apabila menjalani bulan puasa dengan sehat dan semangat, maka akan terasa lebih ringan. Semoga puasa kali ini bisa lebih lancar, Salam Sehat !

obat herbal

Obat Herbal Sebagai Alternatif Alami Untuk Obat-Obatan

Sumber: lsunow.com

`Bagi banyak orang, obat modern adalah sebuah anugrah. Orang dapat menggunakannya untuk penyakit serius, nyeri setelah operasi, hormon atau hanya pilek biasa. Obat modern bahkan memperpanjang masa hidup manusia di negara-negara maju. Namun, yang banyak yang tidak dipertimbangkan adalah jumlah orang yang menyalahgunakan obat farmasi, atau jumlah yang salah didiagnosis dan memiliki reaksi negatif.

Di American Academy of Physician Assistants pada 2017, Tatsiana Singh, Master Studi Asisten Dokter, menyebutkan sebuah penelitian yang menggunakan pengamatan langsung dari petugas layanan kesehatan. Itu menyatakan satu dari lima dosis obat di ICU menderita karena kesalahan obat.

Singh juga menjelaskan kesalahan terkait diagnosis cukup tinggi, tetapi sulit dideteksi dalam penelitian. Ini cukup dilema, terutama bagi pasien ICU, dan harus dilaporkan lebih lanjut. Demikian pula, setiap tahun AS memiliki lebih dari satu juta kunjungan ke departemen gawat darurat rumah sakit untuk memeriksa obat, menurut CDC. Kejadian-kejadian ini diklasifikasikan sebagai kerugian yang diakibatkan oleh penggunaan obat-obatan. Ini dapat berkisar dari efek samping, penyalahgunaan obat hingga kesalahan diagnosis.

Jika orang-orang akan mengkonsumsi obat-obatan farmasi, maka mereka harus memahami sepenuhnya apa yang mereka pakai. Tanyakan kepada profesional medis Anda apa semua efek sampingnya, dan tanyakan bagaimana obat akan berinteraksi dengan obat lain atau barang yang Anda konsumsi. Ini akan membuat seseorang tahu segalanya tentang obat yang mereka pakai. Jika tidak, maka bisa berakhir di rumah sakit atau lebih buruk.

Alternatif untuk obat farmasi adalah obat herbal, yang dapat menjadi pilihan yang layak meskipun kurangnya dana untuk penelitian. Obat herbal mungkin tampak seperti tradisi rakyat, tetapi mereka tidak harus demikian. Obat-obatan ini alami dari bumi, dan benar-benar dapat membantu orang jika diberikan dengan benar.

Obat herbal telah ada selama ribuan tahun, dan telah membantu mereka yang diberikan secara teratur. Tidak ada perubahan dalam efektivitas solusi alami di zaman modern kami, atau di negara-negara yang tidak memiliki akses ke pengobatan modern. Beberapa orang berpendapat di daerah-daerah terpencil dimana  pelayanan medis dan ketersediaan obat-obatan masih sedikit. Banyak masyarakat yang menggunakan obat herbal sebagai pengobatan utamanya selama turun temurun sehingga obat herbal menjadi efektif.

BPOM

Kabar Gembira ! BPOM Dukung Obat Tradisional Indonesia Masuk Sistem Pelayanan Kesehatan

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) terus mendorong agar jamu atau obat-obat herbal Indonesia masuk dalam sistem pelayanan kesehatan. Usaha jamu yang sudah menjadi bagian dari budaya Indonesia, perlu dibangun dan didorong untuk tumbuh menjadi industri yang besar, sehingga jamu menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan digunakan oleh masyarakat sebagai alternatif untuk obat dan pengobatan masyarakat Indonesia. “Kami sudah mempelajari negara lain yang sudah maju obat tradisionalnya itu bagaimana sistem di bangun lintas sektor.

Impian kita semua bahwa usaha jamu ini bisa kita bangun, agar masuk ke dalam sistem pelayanan kesehatan di kemudian hari,” kata Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito, usai membuka kegiatan Pelayanan Prima Pendaftaran Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan di Semarang, Senin (2/4/2018). Agar jamu, termasuk di dalamnya adalah Obat Herbal Terstandar (OHT) dan Fitofarmaka bisa masuk dalam sistem pelayanan kesehatan, kata Penny, maka perlu kerja sama antara Pemerintah, pelaku usaha, akademisi, kalangan profesi kesehatan, dan media untuk bersama-sama mendorong hingga jamu makin berkembang.

Menurut Penny, kegiatan Pelayanan Prima Pendaftaran Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan ini merupakan salah satu wujud perhatian pemerintah untuk membangun jamu sebagai industri yang besar. “Jika ada demand, artinya membutuhkan permintaan, hal itu butuh direspons oleh suplai yang berkualitas, yang terstandarisasi, yang tervalidasi oleh berbagai pengujian, uji klinis, laboratorium hingga terus berkembang hingga masyarakat menempatkan jamu sebagi alternatif pengobatan,” sebutnya.

BPOM sebagai institusi pengawasan mewakili pemerintah lanjut dia, terus memperkuat aspek jaminan keamanan dari produk obat dan makanan. Maka BPOM dalam hal ini menjalankan dua fungsi, pertama adalah memfasitasi, mendampingi pengembangan industri jamu. Fungsi fasilitasi ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan meyakinkan masyarakat bahwa produk-produk obat dan makanan, termasuk jamu adalah produk yang aman, bermutu dan berkhasiat. Kedua, BPOM juga terus memperkuat aspek pengawasan, perlindungan melalui post-market control dan penegakan hukum.

Fungsi pengawasan ini diharapkan bisa mempercepat aspek pre-market artinya percepatan kemudahan berusaha, percepatan perizinan, pendampingan dan fasilitasi melalui berbagai upaya bimbingan teknis dan edukasi. Penny menggarisbawahi aspek edukasi produk ini menjadi sesuatu yang penting, mengingat mengedukasi masyarakat Indonesia terkait aspek keamanan produk dan ilegalitas dari produk yang dikonsumsi selama ini sulit dilakukan.

Proses mengedukasi masyarakat ini harus dilakukan terus menerus hingga permasalahan ilegalitas, kejahatan dan jamu yang Berbahan Kimia Obat (BKO) itu tidak ada lagi dan tidak dikonsumsi masyarakat, kecuali dengan resep dan pengelolaan dokter. “Demand yang semakin tinggi untuk produk-produk jamu Indonesia diharapkan akan merespon, akan menjaga kita dari masuknya dari produk ilegal dari negeri lain, maupun produk-produk ilegal di dalam negeri sendiri,” ucapnya.

 

Sumber : Kompas.com

Asma

Asma Pada Anak Bisa Disembuhkan Secara Permanen, Bagaimana ? Cek Dibawah Ini

Penelitian terbaru menunjukan, gangguan asma pada anak-anak yang ditangani dengan benar dapat secara signifikan meningkatkan kemungkinan mereka tidak akan mengalami serangan asma lagi ketika dewasa. Dikutip dari laman AustralianPlus Indonesia, Jumat (30/3/2018), studi yang akan dipresentasikan pada konferensi paru-paru dan pernafasan utama di Adelaide, Australia Selatan ini, mengungkapkan bagaimana pengendalian gejala-gejala asma yang baik ketika anak-anak masih berusia di bawah lima tahun dapat memprediksi apakah mereka akan memiliki kondisi asma saat mereka semakin tua.

Peneliti utama dalam riset ini, Francine Ducharme, Universitas Montreal, mempelajari hampir 120 ribu anak balita yang menderita asma. “Dalam dua tahun pertama setelah diagnosis, anak-anak yang asmanya terkontrol dengan baik memiliki 78 persen peningkatan kemungkinan untuk mengembangkan asma dibandingkan dengan mereka yang asma-nya tidak dikelola dengan benar,” katanya.

“Ini membuka jendela peluang untuk merawat anak-anak penderita asma dengan benar dan mempengaruhi bagaimana penyakit ini berkembang.” Para ahli mengatakan, temuan terbaru ini memicu kekhawatiran karena penelitian lain menunjukkan banyak anak-anak Australia yang menderita asma tidak mendapatkan perawatan medis sesuai dengan pedoman nasional.

Nusrat Homaira, dari Fakultas Kedokteran Anak dari Universitas New South Wales, menemukan banyak anak-anak menggunakan kombinasi inhaler pertama tanpa menggunakan kortikosteroid inhalasi. “Dari 2014-2016, setiap tahun sebanyak 5.000 anak balita diberi inhaler kombinasi dengan dosis tetap, yang seharusnya tidak mereka dapatkan sama sekali,” katanya.

“Anak-anak di bawah usia lima tahun yang diberikan inhaler kombinasi dapat meningkatkan risiko rawat inap dan mengembangkan resistensi terhadap obat tersebut.” Hingga 40 persen anak-anak dengan asma tidak akan mengembangkan kondisi asma-nya dan akan memiliki penyakit asma ketika sudah dewasa.

Selain itu, Profesor Ducharme mengatakan pesan utama dari penelitiannya adalah bahwa orangtua tidak boleh berpuas diri jika berkaitan dengan mengobati asma pada anak-anak. “Sepengetahuan kami, studi yang kami lakukan merupakan yang pertama yang menggabungkan semua faktor yang dapat mempengaruhi berkurangnya peluang penyakit ini berkembang atau kambuh dan fokus pada apa yang berpotensi dapat dimodifikasi, yaitu pengendalian asma,” katanya.

“Cara terbaik yang kami ketahui untuk mencapai kontrol yang baik terhadap asma saat ini adalah menggunakan obat-obatan efektif jangka panjang.

Sumber : Liputan6.com

Copyrights © 2017 Jamu Heritage. All Rights Reserved.