Author Archives: admin

Limfoma Hodgkin

Benjolan Pada Tempat Tertentu Ini Bisa Menandakan Hal Buruk Lho, Apa Saja ?

 

Jakarta, Mendeteksi kanker sejak dini merupakan hal yang sangat diperlukan agar sel kanker tidak sampai menyebar. Tetapi tidak semua kanker mudah terdeteksi secara dini, sehingga deteksi lanjutan pun sangat diperlukan.

Namun, ada jenis kanker yang bisa dideteksi sangat dini, yaitu kanker limfoma hodgkin. Kanker ini adalah sel kanker yang menyerang sistem kelenjar getah bening yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh.

“Leher, ketiak, dan pangkal paha umumnya dijadikan lokasi pemeriksaan apakah terdapat benjolan atau tidak di daerah tersebut. Jika ada benjolan bisa dijadikan tanda gejala kanker hodgkin,” jelas Prof Dr dr Arry H Reksodiputro, SpPD-KHOM saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (17/1/2018).

Baca Juga : Tes Darah Pada Kanker Prostat Bisa Mencegah 70 Persen Biopsi

Penyakit ini dapat menyerang siapa saja yang mayoritas pengidapnya berusia remaja dan dewasa. Banyak usia pasien yang ditemukan di rentang usia 15-30 tahun. Penyakit ini juga lebih banyak ditemui pada pria dengan persentase 60 persen dibandingkan wanita yang hanya memiliki persentase 40 persen.

“Banyak masyarakat tidak mengenal gejala dan risiko dari penyakit kanker limfoma hodgkin sehingga datang ke dokter jika kankernya sudah menyebar,” tutur Prof Arry selaku Ketua Perhimpunan Hematologi-Onkologi Medik (PERHOMPEDIN).

Selain adanya benjolan pada kelenjar getah bening yang ditemui di daerah leher, ketiak, dan pangkal paha, gejala lain yang termasuk adalah demam atau meriang, berkeringat di malam hari, penurunan berat badan hingga sebesar sepuluh persen atau lebih tanpa penyebab yang jelas, kelelahan yang berlebihan, kehilangan nafsu makan, hingga pembesaran limpa atau hati.

Prof Arry juga menegaskan agar tidak meremehkan benjolan yang terdapat pada tubuh meskipun ukurannya kecil. Bila mendapati hal itu segera konsultasikan dengan dokter.

Tes Darah

Tes Darah Pada Kanker Prostat Bisa Mencegah 70 Persen Biopsi

17 JANUARY 2018 • 12:01AM

Sebuah tes darah pada kanker prostat bisa mencegah 70 persen biopsi yang menyakitkan, para ilmuwan meyakini.

Periset di Nottingham Trent University dan University Hospitals Leicester NHS Trust telah menemukan bahwa sistem kekebalan tubuh berubah saat kanker hadir, dan perbedaan itu dapat diambil dalam darah. Hampir 50.000 pria didiagnosis menderita kanker prostat setiap tahun di Inggris, sementara ribuan lainnya akan mengalami gejala yang akan berubah menjadi gejala yang tidak berbahaya.

“Tes ini berpotensi untuk menyisihkan pria dengan penyakit non-kanker atau kanker berisiko rendah dari prosedur dan tes diagnostik invasif yang tidak perlu,” kata Profesor Masood Khan, konsultan urologi di University Hospitals Leicester NHS Trust and Visiting Professor di Nottingham Trent. Pria saat ini di saring untuk mengetahui potensi adanya kanker prostat dengan menggunakan tes darah yang mencari antigen spesifik prostat, sebuah biomarker yang menunjukan bila penyakit tersebut hadir sebagai ‘prostat.

Namun hasil yang terlihat bervariasi antara individu dan meningkat secara alami seiring bertambahnya usia orang. Tes saat ini semakin diperumit oleh fakta bahwa peningkatan kadar antigen tidak bisa memastikan pria tersebut menderita kanker prostat sementara hasil yang normal tidak bisa meyakinkan bersihnya kanker prostat berikut.

Banyak pria dipaksa menjalani biopsi tanpa syarat setelah tes PSA. Tes baru, sejauh ini telah diuji coba dengan menggunakan sampel dari 72 pria, akan digunakan setelah tes PSA untuk membantu dokter menentukan apakah hasil dari test PSA yang tinggi benar-benar berarti kanker. Selain dapat mengurangi kanker sama sekali, vaksin ini berpotensi menyisihkan pria tanpa kanker, atau kanker berisiko rendah, karena harus menjalani biopsi dan prosedur diagnostik dan tes lainnya.

“Meskipun tes darah PSA biasanya digunakan untuk menguji keberadaan kanker prostat, hal itu bisa relatif tidak spesifik,” kata Profesor Graham Pockley, Direktur Pusat Penelitian Kanker John van Geest dari Nottingham Trent University. “Tantangan khusus bagi klinisi adalah mendiagnosis adanya prostat. Kanker pada individu yang tidak memiliki gejala penyakit, namun memiliki tingkat PSA yang sedikit meningkat dalam darah. Studi ini menyoroti nilai kolaborasi seperti ini. ”

Tes baru memonitor sel darah putih dalam darah, yang bertanggung jawab untuk melindungi tubuh dari infeksi dan kanker. Para ilmuwan telah mengembangkan sebuah algoritma yang menentukan apakah kanker hadir berdasarkan bagaimana reaksi sel. Saat ini, berdasarkan pedoman pemerintah saat ini, pria berusia antara 50 dan 69 yang memiliki hasil tes PSA sebanyak lebih dari 3 biasanya dikirim untuk biopsi. Tapi tes baru ini bisa mencegah 70 persen operasi, yang juga akan membawa penghematan untuk layanan kesehatan.

Para periset juga memperingatkan bahwa penting pada pria dengan beresiko rendah kelainan prostat yang tidak didiagnosis menderita kanker prostat yang dapat menyebabkan efek psikologis dan finansial yang buruk dan menugaskan orang-orang ini melakukan pengawasan seumur hidup yang tidak perlu. Biopsi prostat juga dikaitkan dengan risiko lima persen urosepsis, suatu kondisi berbahaya, infeksi saluran kemih yang parah yang dapat berakibat fatal.

Tim peneliti sekarang mencari dana untuk tahap berikutnya dari proyek ini, yang akan melibatkan konfirmasi hasil ini pada sejumlah besar pasien dan menentukan apakah pendekatan yang sama dapat digunakan untuk membedakan agresif dari penyakit non-agresif.

Amal mengatakan penelitian ini merupakan langkah ke arah yang benar. Dr Richard Roope, ahli GP Riset Kanker Inggris, mengatakan: “Penelitian ini dapat membantu orang-orang yang tidak memiliki kanker prostat dari tes lebih lanjut. “Tapi itu belum bisa membedakan antara kanker yang mengancam nyawa atau yang tidak berbahaya yang dapat ditinggal sendiri. Ini adalah langkah ke arah yang benar, dan kami berharap dapat menghasilkan lebih banyak hasil dari penelitian semacam ini.”

Pekerjaan tersebut dilaporkan dalam jurnal internasional Frontiers in Immunology.

 

Sumber: Telegraph.uk

Gejala Kanker Paru

9 Gejala Kanker Paru yang Tak Boleh Anda Abaikan

Kanker paru adalah penyakit yang diam-diam mematikan, serta merupakan jenis kanker dengan angka kematian tertinggi, yaitu 1.59 juta pada tahun 2012, menurut World Health Organization (WHO).

Salah satu penyebab angka kematian yang tinggi adalah akibat sulitnya mendiagnosis kanker paru secara dini. Sekitar 40% orang yang didiagnosis kanker paru, baru menerima diagnosis setelah penyakit telah berkembang.  Dari 1/3 diagnosis, kanker telah mencapai stadium 3. Berikut adalah beberapa tanda-tanda peringatan dari kanker paru yang tidak boleh Anda abaikan.

Ciri dan gejala kanker paru yang sering terjadi

1. Anda mengalami batuk yang tidak dapat disembuhkan

Batuk sangat umum terjadi. Anda dapat batuk akibat demam atau karena tersedak. Namun, jika batuk tidak segera berhenti setelah demam hilang atau tidak membaik setelah diobati, Anda perlu mengunjungi dokter untuk memeriksa paru atau X-ray.

2. Anda merasakan perubahan pada batuk Anda

Batuk kronis sering kali merupakan gejala dari kondisi lain, seperti refluks asam lambung (GERD), asma, atau alergi. Namun, jika kondisi batuk berubah (seperti dari batuk kering kemudian batuk berdahak atau berdarah), Anda perlu mengunjungi dokter.

Baca juga: Tekan Risiko Kematian Sejak Dini

3. Anda merasakan sesak napas setelah aktivitas normal

Jika Anda sering merasa sesak napas atau napas Anda berbunyi, hal ini dapat menjadi gejala kanker paru. Anda dapat memiliki kesulitan bernapas akibat tumor yang menghalangi saluran pernapasan atau cairan di sekitar paru meningkat, sehingga menekan paru Anda. Karena normal untuk merasa sesak napas, sering kali kita mengabaikannya. Namun apabila Anda tidak dapat bernapas dengan normal setelah melakukan aktivitas rutin seperti naik tangga, mengangkat barang, atau melakukan hal-hal yang sebelumnya dapat Anda lakukan tanpa kesulitan bernapas, segera hubungi dokter.

4. Anda mengalami nyeri pada dada

Walau tumor kanker paru yang muncul di tengah paru tidak menyebabkan rasa sakit, jenis kanker paru tertentu yang terjadi di bagian luar paru dan dinding dada dapat menyebabkan rasa sakit. Kanker paru dapat menyebabkan rasa sakit pada dada, bahu, atau punggung. Apabila kanker menyebabkan nyeri dada, rasa tidak nyaman mungkin disebabkan kelenjar getah bening atau metastasis pada dinding dada, pleura (lapisan di sekitar paru) atau rusuk yang membengkak.

5. Anda dapat mendengar napas Anda bersuara

Napas yang tersengal-sengal terjadi saat paru berkontraksi, tersumbat, atau meradang. Napas yang tersengal dapat menjadi pertanda dari kondisi kesehatan seperti alergi dan asma. Jangan mengabaikannya. Jika kondisi tidak segera membaik, Anda perlu segera memberi tahu dokter. Lebih baik untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi daripada berasumsi.

6. Suara Anda berubah

Suara Anda dapat menjadi serak saat demam atau saat beberapa waktu tidak digunakan, seperti saat Anda baru bangun tidur. Namun, jika Anda merasakan perubahan pada suara Anda, atau seseorang mengatakan pada Anda bahwa suara Anda menjadi lebih berat dan serak, segera periksakan ke dokter. Jika kondisi tidak membaik setelah 2 minggu pengobatan, periksakan ke dokter. Tumor kanker paru dapat mempengaruhi kotak suara Anda, sehingga menyebabkan perubahan pada suara Anda.

7. Anda kehilangan berat badan

Penurunan berat badan yang tiba-tiba adalah tanda yang tidak baik. Orang dengan kanker paru sering mengalami kehilangan berat badan pada waktu yang singkat, disebabkan oleh sel kanker yang menggunakan semua energi dan nutrisi. Jangan abaikan perubahan pada berat badan Anda, terutama apabila terjadi saat Anda tidak mengubah pola makan atau gaya hidup Anda. Hal ini dapat menjadi pertanda perubahan pada kesehatan Anda.

8. Anda mengalami nyeri pada tulang

Kanker paru tahap lanjut dapat menyebabkan nyeri pada tulang. Kebanyakan orang dengan kanker tulang adalah orang yang lebih tua, sehingga mereka menganggap nyeri tulang adalah proses penuaan. Nyeri pada tulang akibat kanker paru sering kali terpusat di bagian punggung atau bahu, lengan, atau leher, walaupun jarang terjadi. Nyeri akibat  kanker paru sering kali memburuk saat Anda beristirahat dan saat malam hari. Rasa sakit adalah pertanda yang buruk. Maka dari itu, jangan abaikan rasa sakit pada bagian tubuh Anda dan segera periksakan.

9. Anda mengalami sakit kepala yang tidak kunjung hilang

Rasa nyeri yang paling berbahaya dari kanker paru adalah sakit kepala. Hal ini dapat mengindikasikan bahwa kanker telah menyebar dari paru hingga ke otak. Pada beberapa kasus, kanker paru dapat menyebabkan sakit kepala karena tumor menekan saraf yang melalui bagian dada. Tekanan ini dapat mengakibatkan sakit kepala. Jika Anda memiliki sakit kepala yang tidak kunjung hilang, Anda perlu segera menemui dokter Anda.

Gejala lainnya yang mungkin muncul

Terdapat beberapa tanda dan peringatan lainnya yang dapat mengindikasikan kanker paru, seperti demam, kelelahan yang ekstrem, kesulitan makan atau menelan, kehilangan napsu makan, atau benjolan yang mencurigakan di tubuh Anda. Penting untuk memberi tahu dokter Anda tentang perubahan pada tubuh Anda. Jika Anda memiliki sejarah keluarga terhadap kanker paru, atau Anda adalah seorang perokok, Anda dapat melakukan pemeriksaan rutin. Diagnosis dini dapat memberikan harapan lebih tinggi dalam mengatasi kanker paru.

Sumber: NationalGeographic.co.id

Shift Malam

Bahayanya Jika Perempuan Bekerja Pada Shift Malam, Apa Sajakah Itu ?

Penelitian menunjukkan bahwa perempuan yang bekerja shift malam, 41 persen di antaranya berisiko terkena kanker kulit. Dan 32 persennya berisiko kanker payudara

Menurut penelitian terbaru, perempuan yang bekerja shift malam, memiliki risiko kanker hingga 20 persen.

Dengan memecah risiko berdasarkan panjang jam kerja,para peneliti di Tiongkok memprediksikan, bahaya kanker meningkat 3,3 persen setiap lima tahun akibat bekerja di malam hari.

Mereka mendapatkan kesimpulan ini setelah menganalisis 61 studi yang menguji kaitan antara shift malam dengan 11 jenis kanker yang berbeda.

Secara keseluruhan, para peneliti menemukan fakta bahwa perempuan yang bekerja pada shift malam, 41 persen di antaranya berisiko terkena kanker kulit. Dan 32 persennya berisiko kanker payudara. Namun, peningkatan risiko kanker payudara ini hanya ditemukan pada penduduk Eropa dan Amerika Utara.

Studi yang dipublikasikan pada jurnal Cancer Epidemiology Biomarkers & Prevention juga menganalisis pekerja berdasarkan jenis profesinya. Diketahui bahwa perawat memiliki risiko kanker tertinggi dibanding profesi lainnya. Risikonya mencapai 58% dibanding mereka yang bekerja di siang hari.

Baca Juga : Pentingnya Oksigen bagi Penderita Kanker

Pola hidup tak sehat

Studi sebelumnya menunjukkan bahwa karyawan yang memiliki jam kerja di malam hari, cenderung sulit menemukan waktu untuk berolahraga.

Mereka juga memiliki pola makan dan gaya hidup yang kurang sehat. Di antaranya, kebiasaan merokok yang merupakan faktor utama kanker dan penyakit kronis lainnya.

Studi lain menunjukkan, pergeseran waktu mengganggu pola tidur dan membuat proses biologis tubuh menjadi ‘kacau’.

Dr. Xueliei Ma, ahli onkologi di West China Medical Center of Sichuan University, mengatakan, perusahaan harus menawarkan cek kesehatan secara berkala pada karyawannya untuk mengurangi risiko kanker ini.

“Penelitian ini bisa menjadi ukuran seberapa bahayanya jam kerja malam untuk perempuan. Para karyawan yang bekerja di shift malam harus menjalani pemeriksaan fisik dan screening kanker,” paparnya.

Sumber: Nationalgeographic.com

 

Kulit Pisang

Kulit Pisang Ternyata Banyak Manfaatnya lho, Jangan Sia-Sia kan Manfaatnya !

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa kulit pisang ternyata dapat digunakan untuk melakukan penjernihan air.

Kulit Pisang lebih dari sekadar limbah. Meskipun kita biasanya membuangnya setelah memakan buahnya, kulit pisang merupakan sumber nutrisi penting dan bisa memberi kita banyak manfaat.

Serat yang tinggi, anti oksidan dan mineral esensial membuat kulit pisang memiliki manfaat kembali. Dan meski kadang terlewatkan, kulit pisang adalah obat alami yang dapat membantu meredakan berbagai gejala dan penyakit. njutnya, simak delapan cara menarik untuk memanfaatkan kulit pisang, seperti dilansir Step to Health, Kamis (11/1/2017):

Melawan sembelit

Meski pisang mengandung banyak serat, penting untuk diingat bahwa sebagian besar serat terkonsentrasi di kulit pisang.Mengonsumsinya mendorong gerakan usus dan membantu proses pencernaan untuk menghindari sembelit. Tambahkan saja ke smoothies.

Hilangkan kutil

Kutil Bagian putih di bagian dalam kulit pisang mengandung serat, antioksidan, dan zat asam yang membantu mengatur tingkat pH kulit dan membantu menghilangkan kutil yang tidak sedap dipandang. Taruh kulit pisang di atas kutil dan kencangkan dengan perekat. Biarkan kulit pisang bekerja sepanjang malam dan ulangi ini setiap hari sampai kutil itu hilang.

Baca Juga : Kulit Jeruk Ternyata Banyak Manfaatnya, Apa Saja ?

Meringankan gigitan serangga

Alergi Gigitan Serangga, Perlu Diobati atau Biarkan Hilang Sendi Karena sifat anti-inflamasinya, ramuan alami ini bisa dijadikan alternatif untuk mengurangi gejala gigitan serangga. Aplikasikan kulit pisang langsung di area gigitan nyamuk untuk mengurangi gatal dan kemerahan.

Mengurangi retensi cairan

Selain Sepatu yang Sempit, Ini yang Sebabkan Kaki Bengkak. Kalium yang terkandung dalam kulit pisang bermanfaat untuk memulihkan keseimbangan inflamasi tubuh dan pada akhirnya mengurangi retensi cairan dalam jaringan tubuh. Penyerapannya di dalam tubuh mengatur kadar elektrolit dan mengurangi peradangan pada otot dan persendian. Minum 2 atau 3 gelas teh kulit pisang per hari.

Menyehatkan jantung

Angin duduk berarti gejala penyakit jantung koroner Meski sulit dipercaya, bagian dari pisang yang biasa Anda buang ini sebenarnya adalah obat yang ampuh untuk menjaga kesehatan kardiovaskular yang baik. Serat alaminya dapat menurunkan penyerapan kolesterol dan, jika itu tidak cukup, potasium dan fosfornya membantu mengatur tekanan darah. Minum teh yang terbuat dari kulit pisang minimal 3 kali seminggu.

Kurangi jerawat

Asam organik yang terkonsentrasi di kulit pisang membantu mengatur pH kulit dan mengurangi munculnya jerawat dan komedo. Mereka menghilangkan sebum berlebih yang terbentuk di pori-pori dan, karena efek anti-inflamasinya, mengurangi bintik-bintik bekas jerawat. Ambil kulit pisang dan gosok bagian dalam putih di atas daerah yang terkena.Biarkan selama 15 menit kemudian bilas. Ulangi ini setiap hari.

Meringankan memar

Jika Anda baru saja mengalami pukulan dan mengalami memar di kulit, aplikasi kulit pisang bisa membantu. Kulit pisang dapat membantu memperbaiki sirkulasi ke daerah yang terkena, memungkinkan oksigenasi seluler memperbaiki jaringan yang rusak. Gosok kulit pisang pada memar dan biarkan bekerja tanpa pembilasan.

Redakan sakit kepala

Anda bisa memanfaatkan khasiat kulit pisang untuk mengurangi rasa sakit kepala. Biasanya kita meredakan sakit kepala dengan penggunaan obat analgesik. Namun, jika Anda tidak memilikinya, Anda bisa memanfaatkan khasiat kulit pisang untuk mengurangi rasa sakit kepala.

Mineral utamanya, selain serat dan anti oksidan, memperbaiki sirkulasi dan mengurangi stres oksidatif yang berhubungan dengan sakit kepala.Siapkan teh kulit pisang dan minumlah 2 atau 3 kali sehari.Sebagai pilihan, letakkan semua bagian kulit putih di dahi dan bagian belakang leher Anda, dan biarkan selama 15 menit.

Cobalah untuk menggunakan kulit pisang segar untuk mendapatkan manfaatnya.

Sumber: Liputan6.com

Kulit Jeruk

Kulit Jeruk Ternyata Banyak Manfaatnya, Apa Saja ?

buah-buahan seperti lemon, jeruk keprok dan segala jenis jeruk lainnya memang mengandung nutrisi yang membantu Anda bebas kanker dan memiliki aroma yang harum.

Namun, kulit jeruk ternyata juga memiliki manfaat yang lainnya. Jadi, jika Anda membuang kulit jeruk yang sedang Anda nikmati, itu sama saja Anda membuang-buang uang Anda.

Menurut Southern Living, kulit jeruk ternyata memiliki kandungan pewangi yang tinggi. Anda cukup mencampurkan air, minyak, cuka atau alkohol dengan aroma jeruk.

Jika Anda ingin mencampur aroma jeruk dengan minyak atau cuka, cukup letakan campuran kulit jeruk dan minyak atau cuka ini pada botol atau wadah. Lalu, tutuplah campuran tersebut dan letakkan di tempat yang sejuk dan gelap selama 1-2 minggu.

Mencampur kulit jeruk ke dalam air dan menyimpannya di kulkas selama satu malam memiliki manfaat yang sama.

Anda juga bisa menggunakan kulit jeruk Anda sebagai pengharum udara. Caranya, Anda bisa mengeringkan kulit jeruk ini dengan dehidrator atau menggunakan oven dan menyettingnya pada suhu terendah selama 20 menit.

Kemudian, Anda bisa meletakkan kulit jeruk yang telah kering tersebut ke dalam wadah kecil atau stocking untuk mengharumkan ruangan Anda untuk menghilangkan bau tak sedap pada ruangan.

Cara berikutnya, Anda bisa menyimpan 6-8 buah kulit jeruk untuk membuat oleo-saccharum atau ramuan beraroma yang ditemukan dalam banyak resep koktail.

Anda cukup mencampurkan kulit jeruk ini dalam mangkuk gula selama beberapa jam. Setelah itu, Anda bisa menikmatinya.

Sumber : NationalGeographic.co.id

 

Survive Kanker

Keluarga Ini Mengidap Jenis Kanker yang Sama Pada 3 Generasi

Pat Boughen (83) dari Yorkshire, Inggris, menderita jenis kanker yang sama dengan anak dan cucunya. Namun, penyebab utamanya bukanlah faktor keturunan. Ibu dan anak asal Inggris ini sama-sama mengidap kanker hanya dengan jarak waktu lima tahun. Kondisi semakin parah ketika generasi ketiga mereka juga didiagnosis dengan jenis penyakit yang sama.

Joanne Moss didiagnosis kanker Non-Hodgkin Lymphoma pada Mei 2010 saat ia berusia 42 tahun. Setelah enam tahun perawatan, ia dinyatakan sembuh. Sayangnya, beberapa bulan setelah kanker Joanne dinyatakan hilang, putrinya, Jessica, mengalami bengkak di leher yang diketahui merupakan Hodgkin’s Lymphoma – jenis kanker yang sama.

Beruntung setelah melakukan operasi untuk mengangkat tumornya serta kemoterapi, kanker Jessica sembuh. Mahasiswi kedokteran mata ini, terpaksa menunda studinya selama setahun untuk menjalani terapi yang melelahkan. Joanne dan Jessica merasa mereka sudah bisa tenang sekarang, tapi takdir berkata lain. September tahun lalu, ibu Joanne, Pat Boughen yang berusia 83 tahun, didiagnosis Hodgkin’s Lymphoma juga.

Keluarga ini mengatakan, mereka tidak memahami nasib buruk yang menaunginya. Mereka tidak hanya melewati satu trauma, tapi tiga kali. Kenyataan bahwa tiga generasi ini mengidap jenis kanker yang sama, sangat membingungkan. Lebih menariknya lagi, tidak ada pengaruh faktor keturunan sama sekali. Ini semacam ‘undian yang kejam’.

Baca Juga: Tanaman ini Mampu Bunuh 98% Sel Kanker Hanya dalam 16 Jam

Menolak menyerah

Keluarga ini berjanji tidak akan menyerah dengan keadaan dan semakin bersemangat melakukan kampanye mengenai kanker. Joanne, yang saat ini tinggal di Washingborough, Inggris, mengatakan: “Ketika Jessica didiagnosis penyakit ini, saya menerapkan ‘mode praktis’. Saya mengambil alih dan memfokuskan diri pada kebutuhannya. Saya mencatat jadwal pengobatan sambil merawatnya,” paparnya.

Namun, Joanne mengatakan, ia menjadi sangat resah dan emosional ketika mendengar ibunya mengidap penyakit yang sama.

“Ketika dokter mengabarkan, saya gemetar dan shock. Saya sangat terguncang. Perlu beberapa minggu sebelum benar-benar bisa menghadapinya. Masih tidak percaya penyakit ini menghampiri keluarga kami lagi,” cerita Joanne.

“Setiap kami berpikir berhasil melewatinya, kanker datang lagi. Dua kali saja sudah menakutkan, apalagi tiga kali. Tidak bisa dipercaya,” ujarnya.

 Mendekatkan keluarga

Jessica yang saat ini berusia 21 tahun, sering menemani neneknya berobat. Ia mengatakan, akan berusaha membuat neneknya tetap kuat. “Terkadang, saya masih merasa shock. Jika sudah begitu, saya akan menggenggam tangan Nana (panggilan Jessica untuk neneknya), dan itu sangat menenangkan,” katanya.

Saat ini, Pat masih menjalankan kemoterapi. Tumor di lehernya sudah hilang dan perawatannya diperkirakan akan selesai pada Maret. “Kalian pasti berpikir ini tidak wajar. Beberapa ada yang kasihan kepada kami karena tiga generasi mengidap penyakit yang sama. Namun, musibah ini juga mendekatkan keluarga kami,” cerita Jessica.

Sumber: NationalGeoGraphic.co.id

Difteri

Apa itu Difteri ? apa saja Gejalanya ? Mari cek dibawah ini !

Difteri adalah infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium. Beberapa gejalanya bila kita terkena difteri adalah sakit 0.tenggorokan, demam, dan terbentuknya lapisan pada amandel dan tenggorokan. Dalam kasus yang sudah lanjut, infeksi dapat menyebar ke organ tubuh lain seperti jantung dan sistem saraf. Infeksi kulit juga ditemukan pada beberapa pasien. Racun yang dihasilkan oleh Corynebacterium dapat berbahaya bila tersebar ke bagian tubuh yang lain.

Kasus difteri banyak ditemui di negara-negara berkembang seperti Indonesia, di mana kesadaran akan pentingnya vaksinasi masih rendah. Difteri dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko.

Tanda dan gejala

Walaupun gejala yang paling mudah terlihat adalah pada mulut dan tenggorokan, namun difteri juga dapat dikenali dari beberapa tanda berikut:

  • tenggorokan seperti dilapisi selaput tebal keabu-abuan
  • radang tenggorokan dan suara menjadi serak
  • pembengkakan pada kelenjar leher
  • masalah pernapasan dan kesulitan menelan
  • hidung berlendir
  • demam dan menggigil
  • batuk
  • perasaan tidak nyaman
  • gangguan penglihatan
  • bicara yang melantur
  • kulit pucat, berkeringat dan jantung berdebar.

Anda harus menghubungi dokter bila gejala di atas muncul setelah Anda atau keluarga melakukan kontak dengan orang yang sudah dinyatakan terkena difteri. Namun, walaupun tidak terjadi kontak, kemungkinan penularan juga dapat terjadi melalui udara atau benda di sekitar kita yang sudah terkontaminasi.

Pemicu difteri

Ada banyak faktor yang meningkatkan risiko seseorang dapat terkena difteri, yaitu:

  • lingkungan tempat tinggal yang tidak sehat
  • belum mendapat vaksinasi difteri terbaru
  • memiliki gangguan sistem imun, seperti AIDS
  • memiliki sistem imun lemah

Diagnosa dokter

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk memeriksa adanya pembengkakan pada kelenjar limfa. Apabila dokter melihat lapisan abu-abu pada tenggorokan dan amandel Anda, dokter dapat menduga Anda memiliki difteri. Dokter juga dapat menanyakan sejarah medis serta gejala yang Anda alami.

Guna pemeriksaan yang lebih pasti, dokter dapat melakukan biopsi terhadap sampel jaringan yang diduga terpapar dan memeriksakannya ke laboratorium. Hasil dari laboratorium ini lah yang kemudian dapat digunakan secara pasti bagi dokter untuk menentukan apakah kita terkenda difteri atau tidak – walaupun memiliki gejala di atas.

Bila kita divonis terpapar diferi, dokter akan segera menangani penyakit ini, karena difteri adalah kondisi yang sangat serius. Pertama, dokter akan memberi suntikan antitoksin, untuk melawan racun yang dihasilkan oleh bakteri.

Pada kondisi tertentu, dokter akan menganjurkan pasien untuk dirawat inap agar dapat diobservasi dengan lebih baik.

Baca Juga : Musim Hujan Tiba Seiring dengan Penyakit Langganan, Apa Saja Penyakitnya Itu ?

Apa yang sebaiknya dilakukan bila terkena difteri?

Berikut adalah yang perlu Anda lakukan saat terkena difteri:

  • Istirahat total di rumah dan batasi aktivitas fisik hingga sembuh total.
  • Hindari kontak dengan orang lain agar tidak turut menyebarkan difteri. Bila perlu, berlakukan isolasi ketat.

Bila kita mengabaikan penyakit ini, komplikasi dapat terjadi dan tingkat bahaya akan semakin naik. Apa saja komplikasi yang dapat terjadi? Berikut ini kami paparkan:

  • tertutupnya saluran napas oleh selaput
  • kerusakan pada otot jantung (miokarditis)
  • kerusakan pada saraf (polineuropati)
  • kelumpuhan
  • infeksi paru (gagal napas atau pneumonia)

Lebih lanjut, difteri dapat merenggut nyawa. Bahkan walaupun telah mendapatkan pengobatan, 1 dari 10 penderita difteri meninggal dunia. Namun, jika tidak segera diobati, jumlah kematian meningkat menjadi 1:2.

Cara terbaik mencegah difteri adalah dengan vaksin. Di Indonesia, vaksin difteri biasanya diberikan lewat imunisasi DPT (Difteri, Tetanus, Pertusis), sebanyak lima kali semenjak bayi berusia 2 bulan. Anak harus mendapat vaksinasi DTP lima kali pada usia 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan, 18 bulan, dan usia 4-6 tahun.

Untuk anak usia di atas 7 tahun diberikan vaksinasi Td atau Tdap. Vaksin Td/Tdap akan melindungi terhadap tetanus, difteri, dan pertusis harus diulang setiap 10 tahun sekali. Ini juga termasuk untuk orang dewasa.

Perilaku pencegah Difteri

Walaupun dapat ditangani oleh dokter dan tenaga medis, namun akan jauh lebih baik bila kita berperilaku sehat dan mencegah datangnya difteri. Tidak sulit, beberapa langkah dapat kita lakukan sendiri:

  • biasakan mencuci tangan agar segala penyakit dapat dicegah dari benda-benda terpapar yang kita sentuh
  • konsumsi makan kaya vitamin dan mineral agar kekebalan tubuh meningkat
  • konsumsi makanan dengan kandungan asam lemak. Tidak hanya berperan dalam perkembangan otak, asam lemak juga mampu meningkatkan kekebalan tubuh
  • lakukan imunisasi DPT dan beberapa imunisasi dasar untuk mencegah berbagai penyakit, termasuk difteri

Sumber: Nationageographic.com

ikan memiliki banyak kandungan

Ternyata Ikan Memiliki Banyak Manfaat yang Dibutuhkan Tubuh Kita, Apa saja itu ?

Manfaat ikan untuk kesehatan sudah dibuktikan sejak dulu. Manfaat tersebut didapatkan antara lain dari asam lemak omega-3—yang disebut baik untuk kesehatan jantung, mengurangi kekakuan sendi, hingga menurunkan risiko depresi.

Studi juga menunjukkan bahwa mengonsumsi lebih banyak ikan dapat membantu menyembuhkan Anda setelah serangan jantung, mengurangi efeknya, serta memberikan tindakan anti-inflamasi secara umum karena kandungan omega 3 dari ikan tersebut.

Sekarang ini ada alasan baru mengapa ikan perlu selalu ada dalam menu Anda, yakni karena ikan dianggap dapat membuat tidur lebih nyenyak dan meningkatkan fungsi otak.

Menurut studi terbaru dari University of Pennsylvania, anak-anak yang makan ikan dalam seminggu mendapatkan nilai IQ lima poin lebih tinggi, dan disebut lebih sedikit mengalami gangguan tidur.

Baca Juga : Buah-Buah yang Dapat Membantu Menurunkan Kolesterol

Dalam penelitian yang menganalisis lebih dari 500 anak-anak berusia 9-11 tahun itu memang tak diidentifikasi jenis ikan yang diasup, tapi para peneliti tertarik untuk mendalami jenis ikan apa saja yang dapat meningkatkan performa otak dan tidur lebih baik. Bila selama ini ikan salmon diakui memiliki banyak lemak omega-3, namun ternyata sarden serta ikan kembung pun kaya akan kandungan tersebut.

“Kekurangan waktu tidur terkait dengan perilaku anti-sosial; kemampuan kognisi yang rendah terkait dengan perilaku anti-sosial,” kata Adrian Raine, Ph.D, profesor kriminologi, psikiatri dan psikologi di University of Pennsylvania.

“Kami menemukan bahwa suplemen omega-3 mengurangi perilaku anti-sosial, sehingga tak mengejutkan bahwa ikan berperan besar dalam hal tersebut. Jika ikan meningkatkan kualitas tidur, maka itu hal yang bagus. Jika turut serta meningkatkan kemampuan kognitif—seperti yang ditemukan saat ini—lebih bagus. Dua kali lebih baik.”

Sumber: Kompas.com

Oksigen yang bersih

Pentingnya Oksigen bagi Penderita Kanker

Dr. Otto Warburg adalah orang yang menemukan penyebab kanker, ia dianugerahi hadiah nobel pada tahun 1931 untuk karyanya. Dia bukan saja menemukan kanker tetapi ia benar-benar menemukan penyebab kanker yg menurut saya bahkan lebih berharga daripada menemukan kanker itu sendiri.

Menurut Dr.Otto, kanker itu sendiri tidak bisa eksis dalam lingkungan alkalin. Apa maksudnya? Makanan dan minuman yang bersifat alkalin bermanfaat untuk membantu menghilangkan kanker dari tubuh manusia. Dari penelitiannya dapat disimpulkan bahwa kanker tidak dapat hidup dalam lingkungan alkalin. Jika Anda memiliki kanker maka konsumsilah makanan yang bersifat alkalin & minuman seperti air ke dalam tubuh Anda sebanyak mungkin sebagai lawan makanan asam yang mungkin sebenarnya memberi makan untuk pertumbuhan kanker.

Dr. Otto Warburg juga mengatakan “jaringan kanker bersifat asam, sedangkan jaringan sehat adalah basa. Air terbagi menjadi ion H+ dan OH-, jika ada kelebihan H+, itu adalah asam; jika ada kelebihan ion OH-, maka itu adalah basa”.

Kesimpulannya Dr.Otto mengatakan bahwa sumber dari kanker adalah kekurangan oksigen.

Dia menekankan pentingnya oksigen murni untuk tubuh penderita kanker. Dia mengatakan bahwa “tidak ada penyakit, termasuk kanker dapat hidup di lingkungan basa”. Jadi beberapa nasehat terbaik dari Dr.Otto untuk pencegahan & pengobatan kanker adalah sebagai berikut

  1. Banyak-banyak menarik napas panjang (deep breath) didaerah pegunungan. Jika Anda tinggal di kota Anda sedang dibombardir oleh bahan kimia & kadar oksigen yang kurang. Pergi ke pedesaan & gunung akan membantu Anda mendapatkan oksigen murni yang menurut Dr.Otto dapat membantu tubuh mendapatkan lingkungan alkalin.
  2. Makan makanan yang bersifat alkalin seperti sayuran dan buah-buahan dapat membantu untuk menciptakan lingkungan alkalin. Pilihlah sayuran dan buah-buahan lokal karena biasanya sedikit mengandung pestisida/pengawet. Hindari makan makanan yang diawetkan (ikan asin, ikan kaleng dan lainnya).
  3. Minum air putih yang banyak (air bersih tentu saja).

Sumber: nobelprize.org

Copyrights © 2017 Jamu Heritage. All Rights Reserved.