Jamu Heritage

Jamu merupakan warisan budaya pengobatan asli Indonesia yang telah dilestarikan secara turun-temurun. Jamu, yang terdiri dari racikan berbagai tanaman herbal, dipercaya dapat memberikan khasiat baik bagi tubuh karena telah digunakan bahkan jauh sebelum dikenalnya dunia pengobatan modern.

21 May 2018
WhatsApp Image 2018-05-21 at 15.58.26

Radiasi Handphone Memicu Kanker, Mitos atau Fakta?

Jamu Heritage Artikel – 21 Mei 2018

“Jangan keseringan ya main hp-nya, bisa micu kanker loh!”

Mungkin seringkali kita mendengar kata-kata ini dari rekan, kerabat dekat, ataupun orang tua kita. Seringkali juga kita membaca artikel tentang dampak negatif handphone yang salah satunya adalah pemicu kanker. Jumlah pengguna handphone meningkat dengan sangat cepat. Secara global, jumlah penggunanya diperkirakan oleh International Telecommunications Union mencapai 5 miliar. Dari hari ke hari, jangka waktu setiap telepon dan jumlah frekuensi orang menggunakan handphone semakin meningkat. Ada lebih dari 420.000 pengguna handphone dalam jangka 20 tahun. Memang benar, handphone yang kita gunakan sehari-hari ini memaparkan radiasi karena menggunakan gelombang elektromagnetik dalam mengirim dan menerima pesan. Handphone memancarkan energi radiofrekuensi yang merupakan bentuk radiasi non-pengion, dan jaringan tubuh terdekat bisa menyerap energi ini. Gelombang elektromagnetik ini dapat menyebabkan pemanasan pada jaringan tubuh. Jaringan tubuh dipanaskan oleh rotasi dari molekul polar yang disebabkan oleh medan elektromagnetik. Pada saat seseorang sedang menelepon dengan handphone, efek pemanasan ini akan terjadi pada permukaan kepala dan mengakibatkan kenaikan suhu.

Kenaikan suhu ini dapat berpotensi menyebabkan kerusakan pada otak. Ini merupakan alasan kenapa banyak orang khawatir handphone dapat menyebabkan kanker atau masalah kesehatan lainnya. Tetapi, kemungkinan bahwa handphone dapat menyebabkan kanker saat ini masih kontroversial. Ada beberapa penelitian yang mendapatkan bahwa handphone tidak berpengaruh pada risiko kanker. Namun, penelitian ini adalah penelitian jangka pendek yang tidak dapat secara jelas menunjukkan dampak radiasi handphone dalam jangka panjang. Bagaimana sebenarnya hubungan antara penggunaan handphone dan risiko kanker? Sampai saat ini, mayoritas penelitian menunjukkan bahwa kaitan antara handphone dan kanker belum ada. Gelombang elektromagnetik dari handphone ternyata tidak menyebabkan kerusakan DNA yang bisa berakibat pada kanker.

National Institute of Environmental Health Sciences (NIEHS) menjalankan penelitian berskala besar pada hewan pengerat yang terpapar gelombang elektromagnetik. Yang didapat oleh para peneliti mengenai handphone dan kanker adalah mengikuti lebih dari 420.000 pengguna handphone, para peneliti tidak menemukan bukti kaitan antara handphone dengan tumor otak. Ada penelitian yang menemukan kaitannya dengan kanker kelenjar ludah, tetapi hanya sejumlah kecil partisipan yang mengalaminya. Setelah menilai beberapa penelitian, para anggota International Agency for Research on Cancer (bagian dari WHO) setuju bahwa hanya ada bukti terbatas yang menunjukkan bahwa radiasi handphone merupakan agen penyebab kanker (karsinogenik). Jika Anda tetap khawatir dengan risiko yang mungkin disebabkan oleh radiasi handphone, ikuti tips di bawah ini:

  1. Pakai handphone secukupnya.
  2. Ketika menerima panggilan, gunakan pengeras suara. Saat menelepon menggunakan pengeras suara, jangan menaruh handphone pada saku celana atau saku baju.
  3. Jauhkan handphone dari tubuh ketika tidak digunakan.
  4. Gunakan handphone hanya saat sinyal kuat. Sinyal lemah membuat handphone menggunakan lebih banyak energi untuk berkomunikasi. Anda bisa melihatnya kondisi sinyal di layar handphone Anda.
  5. Berkomunikasi melalui pesan singkat lebih baik karena pajanan radiasi yang lebih sedikit dibandingkan telpon.
  6. Untuk anak-anak jangan dibiarkan berlama-lama bermain handphone, Gunakan seperlunya saja.

Jadi secara garis besar, efek buruk radiasi handphone pada kesehatan masih bersifat kemungkinan. Dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efek sesungguhnya.


You must be logged in to post a comment.

Copyrights © 2017 Jamu Heritage. All Rights Reserved.