Tag Archives: obat herbal

Curcatrol

Bedah Komposisi! Apa Saja Komposisi CurCatrol ? Apa Saja Manfaatnya ?

Jamu Heritage Article

Curcatrol adalah obat herbal terbaik dari jamu heritage karena dikhususkan untuk membantu meningkatkan kualitas hidup dari pasien kanker stadium lanjut. Selain itu Curcatrol juga memiliki kadar antioksidan yang tinggi sehingga dapat menetralkan racun dalam tubuh dan mengandung senyawa aktif yang baik untuk pencegahan penyakit tumor dan kanker. Salah satu komponen utama dari Curcatrol adalah daun sirsak yang dipercaya secara turun temurun memiliki khasiat untuk mencegah dan mengobati pasien kanker. Setelah daun sirsak masih ada lagi komponen dari curcatrol yang akan di bedah dibawah ini:

  1. Annona muricata folium (Daun Sirsak)

Daun sirsak diyakini bermanfaat untuk penyakit kanker karena memiliki kandungan senyawa Acetogenins annonaceous yang terdapat pada daun, biji, bahkan buah sirsak. Berdasarkan berbagai penelitian di laboratorium, senyawa ini diyakini dapat mencegah pertumbuhan berbagai jenis sel kanker.

Pada dasarnya acetogenindapat mematikan sel kanker dengan menghambat pengiriman energi sel atau Adenosina trifosfat (ATP) ke dalam sel kanker. Tanpa energi, sel kanker tidak akan tumbuh berkembang dan perlahan-lahan akan mati dengan sendirinya. Berbeda dengan obat kanker lainnya, acetogenin tidak perlu masuk ke dalam sel kanker untuk mematikannya. Senyawa ini cukup menghentikan perpindahan energi sehingga selkanker akan gagal membuat Nikotinamida Adenosin Dinukleoida Hidrogen (NADH) yang berarti kematian bagi sel kanker tersebut.

  1. Curcuma zedoaria (Temu Putih)

Dalam buku Encyclopedia of Medical Plants dinyatakan, kurkumin mempunyai khasiat: anti-oksidan dan anti-inflamasi. Bahkan khasiat anti-oksidannya lebih kuat dari vitamin E, sedangkan khasiat anti-inflamasinya lebih kuat daripada hidrocortison kimia/sintetis. Menurut laporan American Institute of Cancer Report yang dimuat The New York Times akhir Juli 1999, kanker dapat dicegah dengan temu putih. Zat anti-oksidan pada kunyit berfungsi mencegah kerusakan asam deoksiribonukleat (senyawa yang menyusun gen), karena kerusakan gen adalah salah satu penyebab terjadinya kanker.

Penetrasi ke dalam sel kanker menurut Hasil penelitian Dr. Retno S. Sudibyo yang dimuat dalam Tempo 30 Mei 1999 menyebutkan bahwa temu putih mengandung “protein toksis”, sejenis flibosome in Activating Protein.

Inilah protein yang mampu menonaktifkan ribosom, sehingga sintesa protein di dalam sel terganggu. Protein tersebut lebih mudah melakukan penetrasi ke dalam sel kanker daripada sel sehat. Akibatnya, sel kanker tidak dapat berkembang biak. Karena sel kanker memiliki batas umur, maka lama-kelamaan akan habis dengan sendirinya.

Dari uraian tersebut terlihat tiga manfaat dari temu putih dalam memerangi kanker, dengan cara memblokade pengembangbiakan sel kanker, sehingga lama-lama akan habis, lalu  Antioksidan pada kurkumin mencegah kerusakan gen, di mana kerusakan gen adalah salah satu penyebab timbulnya kanker,dan Zat anti-inflamasi pada kurkumin bermanfaat menghilangkan peradangan, padahal kanker selalu disertai peradangan.

3.  Curcuma xanthoriza (Temulawak)

temulawak sebagai tanaman obat sudah dikenal sejak jaman dahulu. Manfaat yang dipercaya dari temulawak ini adalah sebagai obat peningkat nafsu makan, obat anti jerawat, anti kolesterol, antioksidan, penyembuh anemia dan saat ini juga diteliti memiliki fungsi sebagai obat anti kanker. Kandungan yang ada di dalam temulawak ini adalah mengandung minyak atsiri, kurkumin dan juga zat tepung. Minyak atsiri dan kurkumin inilah yang erat kaitannya dengan fungsi temulawak sebagai obat herbal.

Minyak atsiri yang ada di dalam temulawak memiliki fungsi untuk menghancurkan sel jahat yang menyerang tubuh. Sehingga, sel yang diserang tersebut mampu untuk menghadapi penghancuran dan kemudian melakukan regenerasi sel. Kandungan lain dalam minyak atsiri dari temulawak ini xanthorizol yang memang berfungsi sebagai zat anti kanker. Selain minyak atsiri, kandungan dari temulawak adalah kurkuminoid. Fungsi dari kurkuminoid ini sangat beragam, mulai dari menetralkan racun, meredakan peradangan sendi, meningkatkan sekresi empedu dan juga menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Fungsi yang paling dikenal dari kurkuminoid adalah sebagai antioksidan yang mampu melindungi tubuh dari radikal bebas. Keberadaan temulawak juga sudah banyak dikenal sebagai tanaman obat,

4.  Psidium guajava l folium (Daun Jamu Biji)

Daun jambu biji memiliki manfaat yang tidak disangka-sangka yakni sebagai zat anti kanker dan anti tumor. Daun ini mengandung zat anti kanker dan anti tumor layaknya likopen atau quercetin yang melengkapi vitamin C untuk melawan berbagai radikal bebas. Dengan senyawa likopen dan quercetin ini daun jambu biji dipercaya bisa mengobati kanker secara herbal seperti komponen lainnya

Berikut adalah berbagai penjelasan dari setiap komposisi Curcatrol yang diyakini dan dipercaya serta sudah dibuktikan dapat mencegah penyakit kanker dan tumor. Selain mencegah, Curcatrol juga bisa mengobati dan membantu menghancurkan sel-sel kanker tanpa harus menghancurkan sel-sel baik lainnya. Curcatrol juga memiliki komponen 100% herbal tanpa ada bahan campuran lainnya sehingga CurCatrol tidak memiliki efek samping sama sekali pada tubuh.

Salam Sehat
Jamu  Heritage !

obat herbal

Obat Herbal Sebagai Alternatif Alami Untuk Obat-Obatan

Sumber: lsunow.com

`Bagi banyak orang, obat modern adalah sebuah anugrah. Orang dapat menggunakannya untuk penyakit serius, nyeri setelah operasi, hormon atau hanya pilek biasa. Obat modern bahkan memperpanjang masa hidup manusia di negara-negara maju. Namun, yang banyak yang tidak dipertimbangkan adalah jumlah orang yang menyalahgunakan obat farmasi, atau jumlah yang salah didiagnosis dan memiliki reaksi negatif.

Di American Academy of Physician Assistants pada 2017, Tatsiana Singh, Master Studi Asisten Dokter, menyebutkan sebuah penelitian yang menggunakan pengamatan langsung dari petugas layanan kesehatan. Itu menyatakan satu dari lima dosis obat di ICU menderita karena kesalahan obat.

Singh juga menjelaskan kesalahan terkait diagnosis cukup tinggi, tetapi sulit dideteksi dalam penelitian. Ini cukup dilema, terutama bagi pasien ICU, dan harus dilaporkan lebih lanjut. Demikian pula, setiap tahun AS memiliki lebih dari satu juta kunjungan ke departemen gawat darurat rumah sakit untuk memeriksa obat, menurut CDC. Kejadian-kejadian ini diklasifikasikan sebagai kerugian yang diakibatkan oleh penggunaan obat-obatan. Ini dapat berkisar dari efek samping, penyalahgunaan obat hingga kesalahan diagnosis.

Jika orang-orang akan mengkonsumsi obat-obatan farmasi, maka mereka harus memahami sepenuhnya apa yang mereka pakai. Tanyakan kepada profesional medis Anda apa semua efek sampingnya, dan tanyakan bagaimana obat akan berinteraksi dengan obat lain atau barang yang Anda konsumsi. Ini akan membuat seseorang tahu segalanya tentang obat yang mereka pakai. Jika tidak, maka bisa berakhir di rumah sakit atau lebih buruk.

Alternatif untuk obat farmasi adalah obat herbal, yang dapat menjadi pilihan yang layak meskipun kurangnya dana untuk penelitian. Obat herbal mungkin tampak seperti tradisi rakyat, tetapi mereka tidak harus demikian. Obat-obatan ini alami dari bumi, dan benar-benar dapat membantu orang jika diberikan dengan benar.

Obat herbal telah ada selama ribuan tahun, dan telah membantu mereka yang diberikan secara teratur. Tidak ada perubahan dalam efektivitas solusi alami di zaman modern kami, atau di negara-negara yang tidak memiliki akses ke pengobatan modern. Beberapa orang berpendapat di daerah-daerah terpencil dimana  pelayanan medis dan ketersediaan obat-obatan masih sedikit. Banyak masyarakat yang menggunakan obat herbal sebagai pengobatan utamanya selama turun temurun sehingga obat herbal menjadi efektif.

BPOM

Kabar Gembira ! BPOM Dukung Obat Tradisional Indonesia Masuk Sistem Pelayanan Kesehatan

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) terus mendorong agar jamu atau obat-obat herbal Indonesia masuk dalam sistem pelayanan kesehatan. Usaha jamu yang sudah menjadi bagian dari budaya Indonesia, perlu dibangun dan didorong untuk tumbuh menjadi industri yang besar, sehingga jamu menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan digunakan oleh masyarakat sebagai alternatif untuk obat dan pengobatan masyarakat Indonesia. “Kami sudah mempelajari negara lain yang sudah maju obat tradisionalnya itu bagaimana sistem di bangun lintas sektor.

Impian kita semua bahwa usaha jamu ini bisa kita bangun, agar masuk ke dalam sistem pelayanan kesehatan di kemudian hari,” kata Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito, usai membuka kegiatan Pelayanan Prima Pendaftaran Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan di Semarang, Senin (2/4/2018). Agar jamu, termasuk di dalamnya adalah Obat Herbal Terstandar (OHT) dan Fitofarmaka bisa masuk dalam sistem pelayanan kesehatan, kata Penny, maka perlu kerja sama antara Pemerintah, pelaku usaha, akademisi, kalangan profesi kesehatan, dan media untuk bersama-sama mendorong hingga jamu makin berkembang.

Menurut Penny, kegiatan Pelayanan Prima Pendaftaran Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan ini merupakan salah satu wujud perhatian pemerintah untuk membangun jamu sebagai industri yang besar. “Jika ada demand, artinya membutuhkan permintaan, hal itu butuh direspons oleh suplai yang berkualitas, yang terstandarisasi, yang tervalidasi oleh berbagai pengujian, uji klinis, laboratorium hingga terus berkembang hingga masyarakat menempatkan jamu sebagi alternatif pengobatan,” sebutnya.

BPOM sebagai institusi pengawasan mewakili pemerintah lanjut dia, terus memperkuat aspek jaminan keamanan dari produk obat dan makanan. Maka BPOM dalam hal ini menjalankan dua fungsi, pertama adalah memfasitasi, mendampingi pengembangan industri jamu. Fungsi fasilitasi ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan meyakinkan masyarakat bahwa produk-produk obat dan makanan, termasuk jamu adalah produk yang aman, bermutu dan berkhasiat. Kedua, BPOM juga terus memperkuat aspek pengawasan, perlindungan melalui post-market control dan penegakan hukum.

Fungsi pengawasan ini diharapkan bisa mempercepat aspek pre-market artinya percepatan kemudahan berusaha, percepatan perizinan, pendampingan dan fasilitasi melalui berbagai upaya bimbingan teknis dan edukasi. Penny menggarisbawahi aspek edukasi produk ini menjadi sesuatu yang penting, mengingat mengedukasi masyarakat Indonesia terkait aspek keamanan produk dan ilegalitas dari produk yang dikonsumsi selama ini sulit dilakukan.

Proses mengedukasi masyarakat ini harus dilakukan terus menerus hingga permasalahan ilegalitas, kejahatan dan jamu yang Berbahan Kimia Obat (BKO) itu tidak ada lagi dan tidak dikonsumsi masyarakat, kecuali dengan resep dan pengelolaan dokter. “Demand yang semakin tinggi untuk produk-produk jamu Indonesia diharapkan akan merespon, akan menjaga kita dari masuknya dari produk ilegal dari negeri lain, maupun produk-produk ilegal di dalam negeri sendiri,” ucapnya.

 

Sumber : Kompas.com

Copyrights © 2017 Jamu Heritage. All Rights Reserved.