<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>curano &#8211; Jamu Heritage</title>
	<atom:link href="http://jamuheritage.com/tag/curano/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jamuheritage.com</link>
	<description>Preventive - Integrative - Palliative</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 May 2018 08:04:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.1</generator>

<image>
	<url>http://jamuheritage.com/wp-content/uploads/2017/10/favicon.png</url>
	<title>curano &#8211; Jamu Heritage</title>
	<link>http://jamuheritage.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tips Untuk Mencegah Kanker Kulit Melanoma</title>
		<link>http://jamuheritage.com/tips-untuk-mencegah-kanker-kulit-melanoma/</link>
					<comments>http://jamuheritage.com/tips-untuk-mencegah-kanker-kulit-melanoma/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 May 2018 08:04:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[cancer]]></category>
		<category><![CDATA[curano]]></category>
		<category><![CDATA[herbal]]></category>
		<category><![CDATA[jaga kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kanker]]></category>
		<category><![CDATA[kanker kulit]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[melanoma]]></category>
		<category><![CDATA[skin cancer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://jamuheritage.com/?p=1524</guid>

					<description><![CDATA[Kanker kulit memang lebih berisiko diidap oleh mereka yang berkulit putih, di mana orang Indonesia<a class="read-more" href="http://jamuheritage.com/tips-untuk-mencegah-kanker-kulit-melanoma/">...</a>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kanker kulit memang lebih berisiko diidap oleh mereka yang berkulit putih, di mana<br />
orang Indonesia umumnya lebih memiliki kulit yang gelap. Namun tak menjadi alasan<br />
orang Indonesia akan bebas dari risiko terkena kanker kulit.</p>
<p>Badan Kesehatan Dunia (WHO) sendiri mengkhawatirkan akan melonjaknya kasus kanker<br />
kulit akibat berkurangnya lapisan ozon dalam atmosfer yang mengakibatkan lebih<br />
banyak lagi radiasi UV (Ultra Violet) mencapai permukaan bumi.</p>
<p>Sinar UV ada 3 jenis, yaitu UV-A, UV-B, UV-C. Yang paling berbahaya adalah sinar UV-C.<br />
Sinar UV-C biasanya dipantulkan kembali sehingga tidak sampai kepermukaan bumi.<br />
Namun demikan paparan sinar matahari pada jam 9-16 dapat memberikan dampak<br />
buruk pada kulit. Sinar UV tak hanya berasal dari sinar matahari, namun juga bisa<br />
bersumber dari bola lampu, alat tanning (tanning beds), televisi, maupun layar gadget.<br />
Walaupun dengan intensitas yg berbeda dari sinar matahari. Tetapi sumber yang paling<br />
berpengaruh adalah lapisan ozon yang menipis.</p>
<p>Diperkirakan setiap 10 persen menipisnya lapisan ozon, maka sekitar 300.000 kasus<br />
kanker kulit non-melanoma dan 4.500 kasus melanoma akan bertambah. Di Indonesia,<br />
kasus kanker kulit relatif tergolong tidak banyak, tetapi kanker kulit ini menjadi kanker<br />
ganas penyebab kematian paling sering di dunia pada orang-orang yang sering terpapar<br />
sinar matahari, misalnya nelayan.</p>
<p>Untuk menghindari paparan sinar matahari dan risiko tinggi terkena kanker kulit, salah<br />
satu caranya adalah dengan menggunakan sunblock atau tabir surya. Pilih tabir surya<br />
yang disesuaikan dengan warna kulit, makin cerah warna kulit kita maka harus memakai<br />
tabir surya dengan SPF (sun protection factor) yang lebih tinggi. Selain SPF juga dikenal<br />
istilah PA (Protection Grade of UVA), makin banyak tanda &#8220;+&#8221; pada PA makin baik. Dan<br />
penggunaan tabir surya dengan SPF 30 ke atas sudah cukup. Penggunaan tabir surya<br />
dilakukan pengulangan setiap 3-4 jam sekali atau ketika berkeringat dan terkena air.</p>
<p>Gunakan tabir surya 30 menit sebelum keluar rumah atau terkena sinar matahari. Ketika<br />
berkeringat atau terkena air, sunblock boleh ditambah lagi. Supaya efek sunblock terlihat,<br />
penggunannya harus berulang. Kemudian pakai pelindung tubuh, seperti topi, payung,<br />
pakaian lengan panjang, atau kacamata hitam. Untuk pakaian, hindari pakaian berwarna<br />
hitam karena warna hitam lebih menyerap sinar matahari.</p>
<p>selain itu Cara yg baik untuk menjaga kesehatan kulit supaya terhindar dari penuaan dini kulit, kanker kulit dan penyakit kulit lainnya adalah dengan banyak mengkonsumsi sayuran hijau, vitamin A dan E, antioksidan seperti kulit manggis dan obat herbal Curano.</p>
<p>Lalu yang terakhir adalah hindari keluar rumah pada jam 10.00 hingga 14.00 karena di<br />
saat itu matahari sedang di puncak teriknya dan jumlah radiasi ultraviolet meningkat. Jika<br />
terpaksa harus keluar, maka gunakan pelindung tubuh atau tabir surya dan hindar<br />
paparan yang terlalu lama.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://jamuheritage.com/tips-untuk-mencegah-kanker-kulit-melanoma/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
