Jamu Heritage

Jamu merupakan warisan budaya pengobatan asli Indonesia yang telah dilestarikan secara turun-temurun. Jamu, yang terdiri dari racikan berbagai tanaman herbal, dipercaya dapat memberikan khasiat baik bagi tubuh karena telah digunakan bahkan jauh sebelum dikenalnya dunia pengobatan modern.

20 December 2017
7 makanan pencegah kanker serviks

7 Makanan Sehat Pencegah Kanker Serviks

Makan merupakan kebutuhan primer karena dengan makan kita dapat melangsungkan kehidupan. Tetapi terkadang makanan justru yang malah menjerumuskan kita ke dalam penyakit-penyakit yang berbahaya, salah satunya adalah kanker. Menurut WHO, terdapat 490.000 perempuan di dunia terkena kanker serviks pada tiap tahunnya. Dan 80 persen di antaranya berada di negara-negara berkembang, salah satunya adalah Indonesia. Tiap satu menit muncul kasus baru dan tiap dua menit terdapat satu orang meninggal akibat kanker serviks. Jadi bisa disimpulkan bahwa kanker serviks adalah jenis kanker yang sering menyerang wanita.

Perlu diperhatikan makanan-makanan yang wajib dikonsumsi untuk terhindar dari kanker serviks. Karena untuk alasan apapun, MENCEGAH lebih baik, lebih murah, dan lebih mudah daripada mengobati. Kenapa mudah? Salah satunya dengan mengonsumsi makanan yang berada di sekitar kita. Makanan tersebut diantaranya:

Kubis
Kubis atau kol (Brassica oleracea) adalah sayuran bermanfaat yang juga termasuk brokoli, kale, dan kembang kol. Kubis mengandung fitonutrien dan vitamin A, C, dan K. Kubis juga mengandung lupeol, sinigrin, DIM, 13C, sulforaphae untuk menghambat perkembangan sel kanker, termasuk kanker serviks. Kubis memiliki gizi tinggi bila dimakan mentah.

Alpukat
Dalam buah alpukat atau sering disebut avokad setidaknya mengandung 11 vitamin dan 14 mineral yang bermanfaat. Alpukat kaya akan protein, riboflavin (vitamin B2), niasin (vitamin B3), potasium (kalium), dan vitamin C. Alpukat sangat disarankan untuk dikonsumsi untuk pencegahan kanker serviks karena terdapat 25 nutrisi. Alpukat mampu melawan radikal bebas karena kandungan glutation selain itu juga melindungi dari kanker karena kandungan asam oleat.

Strawberry, Raspberry, dan Blueberry
Strawberry dan raspberry dapat membantu menghambat kinerja karsinogen (pemicu timbulnya sel kanker). Lyndon Larcom, ahli mikrobiologi dari Clemson University melakukan serangkaian uji coba yang hasilnya mengindikasikan bahwa strawberry dan raspberry dapat menghambat karsinogen dalam dua level yaitu menghambat kerja karsinogen dan mengaktifkan proses metabolisme tubuh. Sedangkan Blueberry adalah salah satu asupan paling sehat di muka bumi. Buah ini mengalahkan 39 buah dan sayuran lain karena kadar kandungan antioksidan yang dimilikinya. Ini menjadikan blueberry sebagai salah satu penangkal kerusakan sel dalam tubuh dan memberikan kontribusi terhadap terjadinya serangan jantung dan timbulnya kanker.

Cokelat
Cokelat mengandung alkaloid-alkaloid seperti teobromin, fenetilamina, dan anandamida, yang memiliki efek fisiologis untuk tubuh. Kandungan-kandungan ini banyak dihubungkan dengan tingkat serotonin dalam otak. Menurut ilmuwan, cokelat yang dimakan dalam jumlah normal secara teratur dapat menurunkan tekanan darah. Salah satu khasiat cokelat yang paling bermanfaat yaitu cokelat dapat digunakan untuk mencegah dan juga melawan kanker. Menurut beberapa penelitian, cokelat dianggap mampu membelah sel kanker dan juga mengurangi peradangan. Cokelat juga dianggap dapat meningkatkan kesehatan mata, hal ini terjadi karena cokelat mampu melancarkan peredaran darah.

Tomat
Tomat termasuk ke dalam makanan pencegah kanker dikarenakan tomat memiliki Antioksidan kuat bernama likopen dalam tomat adalah pelindung kuat terhadap kanker, khususnya kanker prostat, kanker serviks, kanker lambung, kanker payudara, kanker mulut, dan kanker kerongkongan, faring dan rektum. Menurut meta-analisis dari 21 studi yang dipublikasikan di Cancer Epidemiology Biomarkers and Prevention; pria yang makan jumlah tertinggi tomat yang dimasak ditemukan memiliki pengurangan 19 persen risiko terhadap kanker prostat, dan mereka yang makan paling baku tomat menunjukkan 11 persen pengurangan risiko kanker prostat.

Minyak Zaitun
Senyawa kimia yang tersimpan dalam minyak zaitun yaitu triasilgliserol yang merupakan asam lemak tak jenuh tunggal dengan jenis omega 9 (asam oleat). Kadar omega 9 sekitar 55 – 83 persen dari total asam lemak. Karena lemak tersebut baik untuk tubuh sebab berjenis lemak tak jenuh tunggal, risiko tubuh teroksidasi lebih sedikit ketimbang omega-6 dan omega-3. Kandungan lain yang juga terdapat dalam minyak zaitun adalah Vitamin E, fungsinya untuk kesehatan maupun kecantikan. Para peneliti di Copenhagen University Hospital di Denmark menemukan bahwa minyak zaitun mereduksi kerusakan sel yang memicu pertumbuhan kanker.

Teh Hijau
Teh hijau merupakan minuman yang disukai banyak orang tetapi selain nikmat teh hijau memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan, yaitu dapat mencegah kanker serviks dan kanker rahim. Kandungan polifenol-nya yang berfungsi sebagai antioksidan mampu membantu mencegah perkembangan sel-sel kanker. Antioksidan teh Hijau, yang disebut catechin, merusak radikal bebas yang dapat merusak DNA dan berkontribusi terhadap kanker, pembekuan darah, dan aterosklerosis .

Mengonsumsi 7 makanan yang telah disebutkan diatas secara tepat dan ditambah dengan pola hidup yang sehat yaitu dengan berolahraga, istirahat yang cukup, pengelolaan stress yang baik dan mengonsumsi suplemen pencegah kanker dari produk Jamuheritage.com yaitu Curandro, Curano & Curcatrol dapat membantu Anda dan keluarga terhindar dari bahaya kanker serviks.
Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda dan keluarga.

Salam Sehat dari JamuHeritage.com!


Comment Form

Copyrights © 2017 Jamu Heritage. All Rights Reserved.